oleh

Tidak Ada Tempat Rehabilitas dan Kurang Kerjasama Penanganan ODGJ

LINGGAUPOS.CO.ID – Banyaknya Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati, masih menjadi persoalan serius, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang.

Belum lama ini dikabarkan, Pasien ODGJ asal Desa Simpang Perigi yang menusuk warga desa Kunduran, menggunakan senjata tajam hingga tewas.

Kepala Bidang Rehabiltas Dinas Sosial Empat Lawang, Rendra, mengatakan pihaknya telah memberikan pembinaan terhadap ODGJ yang ada di Empat Lawang.

“Kami telah memberikan pembinaan terhadap ODGJ yang ada di Empat Lawang, dan beberapa pasien sudah kami kirimkan ke Rumah Sakit Jiwa Ernaldi Bahar Palembang,” kata Rendra Selasa (8/6/2021).

Lanjut Rendra, Pihaknya mendapatkan kendala di lapangan yakni, belum adanya tempat rehabilitas di Empat Lawang, terkait ODGJ yang berkeliaran dan kurang kerjasamanya pihak keluarga pasien ODGJ.

“Untuk ODGJ yang berkeliaran pernah kami pulangkan ke keluarganya, namun mungkin dilepaskan kembali oleh pihak keluarga, dan untuk ODGJ yang dipasung kami rujuk ke rumah sakit jiwa, karena di Empat Lawang belum ada tempat rehabilitasi untuk dilakukannya pembinaan,” tuturnya.

Pihaknya mengharapkan agar pemerintah Desa dan keluarga pasien ODGJ, bisa bekerja sama. Untuk dapat dilakukan pembinaan.

“Kami harapkan kerjasama dari pemerintah desa dan keluarga pasien terjalin bagus. Agar bisa kita lakukan pembinaan, kalau belom ada BPJS atau identitas serta syarat lainnya untuk dilakukan rujukan, silakan lapor dengan kami, agar bisa dilakukan pembinaan,” jelasnya.(*)

Rekomendasi Berita