oleh

Tes Kesehatan Bisa ‘Memakan Korban’

“Gugur tes kesehatan, balon kandidat dinyatakan tidak bisa nyalon,”kata ketua KPU Kota Lubuklinggau, Efriadi Suhendri.

LINGGAU POS ONLINE, KAYU ARA – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lubuklinggau, Efriadi Suhendri mengatakan kalau Bakal Calon (Balon) Walikota-Wakil Walikota Lubuklinggau yang tidak lulus tes kesehatan, sudah dipastikan tidak ditetapkan sebagai calon, baik itu calon walikota maupun wakil walikota.

Menurut Efriadi, hal itu berlaku untuk semua Balon, baik yang maju melalui jalur Partai Politik (Parpol), maupun perseorangan. Semuanya diberlakukan sama, tidak ada diskriminasi terhadap metode pendaftaran.

“Tidak ada pembeda, untuk ditetapkan sebagai Paslon Walikota-Wakil Walikota, kandidat harus memenuhi syarat yang sudah ditetapkan. Termasuk harus lulus saat dilakukannya tes kesehatan di Kota Palembang,” katanya, Selasa (9/1).

Jadi, tidak ada salahnya bila ada alternatif pengganti untuk Balon Walikota-Wakil Walikota. Dikarenakan, tidak ada toleransi untuk balon kandidat yang tidak lulus tes kesehatan, dan itu pernah terjadi di Pilkada Musi Rawas dan Muratara. Saat itu, ada balon kandidat yang gagal maju, akibat tidak lulus tes kesehatan, di Kabupaten Musi Rawas, ada dua nama yakni Ngadi dan Sonny Rahmad Widodo, keduanya merupakan Balon Wakil Bupati. Sedangkan, di Kabupaten Muratara, ada nama H Isa Sigit yang gagal maju dikarenakan tidak lulus saat mengikuti tes kesehatan.

Saat itu, baik Ngadi, Sonny dan H Isa Sigit telah mencoba meyakinkan penyelenggara Pemilu dengan melakukan tes kesehatan di tempat lain, tapi itu tidak diterima KPU.

“Memang, tidak ada pemeriksaan pembanding untuk kandidat yang tidak lulus dalam tes kesehatan, tapi itu ranah Parpol pengusung dan bakal Paslon perseorangan, kami hanya menerima saja. Tapi, kalau ada yang tidak lulus tes kesehatan, ya harus diganti,” ungkapnya.

Untuk diketahui, memang pengganti Paslon ini sudah diatur pada Peraturan KPU, dan itu dapat dilakukan pada perbaikan syarat, yakni 18-20 Januari mendatang. (11)

Komentar

Rekomendasi Berita