oleh

Terungkap, Banyak TV/PH Sering Molor Bayar Honor Artis

JAKARTA – Dunia entertainment kelihatan glamour dan happy, tapibanyak publik tak tahu seperti apa di balik kehidupan para aktris atau public figure. Salah satu hal yang paling krusial adalah persoalan honor aktris yang kerap molor.

Bahkan beredar kabar salah seorang komedian Tanah Air kini sakit keras. Dan parahnya tidak punya biaya berobat lantaran honor dari PH dan TV belum dibayarkan juga.

Ternyata isu pembayaran honor yang menunggak bukan rahasia umum lagi di kalangan manajer dan aktris. Bahkan ada banyak manajer dan manajemen yang mengadukan persoalan ini ke Ikatan Manajer Artis Indonesia (IMARINDO).

Ketua Umum IMARINDO, Nanda tidak menapik persoalan ini. Menurut Nanda ada banyak aduan dari manajer aktris terkait PH/TV yang tidak menepati kontrak pembayaran honor aktris. Kendati demikian ia enggan menyebutkan PH/TV yang dimaksud.

“Banyak (aduan). Kalo untuk sebut nama TV dan PH nggak enak mas hehe,” kata Nanda kepada Fajar Indonesia Network (FIN), Kamis (24/1).

Bahkan ia membenarkan soal komedian yang saat ini tengah sakit keras dan kesulitan biaya berobat lantaran honor yang tak kunjung cair dari pihak TV/PH. Tapi Nanda belum ingin mengungkap siapa komedian yang dimaksud.

“Ada komedian. Belum boleh cerita sama manajer dan keluarganya. Karena sakitnya berat,” lanjut Nanda.

Sebelumnya IMARINDO sempat menanggapi aduan yang masuk, dengan melakukan audience ke beberapa TV dan mendapat respon yang baik. Namun lama kemudian permasalahan yang sama kembali terulang dan sejumlah manajer kembali mengeluh.

“Pernah audiensi ke beberapa TV. Dan direspon dengan baik, tapi beberapa lama kemudian seperti itu lagi. Sementara masih pakai pendekatan persuasif,” pungkasnya.

Permasalahan yang sama ternyata dialami aktor Dwi Andhika. Menurut Manajer Dwi Andika, Lydia dirinya sering mengalami hal demikian. Hanya saja ia tidak terlalu mempermasalahkannya. Bahkan sang aktris pun tak mau ambil pusing, dia hanya pasrah menunggu PH/TV tersebut membayarnya.

“Wah sering lah (honor molor). Kalau saya males ribut orangnya gitu lho, karena aktris saya juga bukan yang orangnya suka ribut, dibilang ‘yaudahlah mba biarin aja ntar juga dibayar gitu’,” ujar Lydia kepada FIN, kemarin.

Namun, Lydia ada kalanya ia harus bertindak tegas jika molornya sudah tidak bisa ditoleransi lag. Karena kata ia terkadang honor aktrisnya molor sampai satu tahun dari kontrak yang sudah disepakati bersama.

“Cuman ada kalanya saya juga harus keras gitu maksudnya ini kapan mau dibayar ya udah lama lho gitu. Aduh molor ada sampai setahun mba, jangan sedih,” beber Lydia.

Mestinya, kata ia pihak pengguna jasa tidak bertindak semena-mena apalagi menahan hak yang semestinya diterima aktris terlebih lagi hanya kontrak lepas.

“Harusnya gak setahun apalagi kontrak lepas kayak gitu kan sebenarnya gak sampai setahunan gitu juga. Gak sampai sebulan harusnya,” imbuhnya.

Dilanjutkan Lydia, pihak PH atau TV tidak pernah memberikan alasan mengapa honor aktris tidak dibayar tepat waktu. Ketika ditagih, jawabanya simple yakni “belum”.

“Gak ada alasan cuman kalau ditanya, ‘belum’ yaudah,” imbuhnya.

“Kalau saya kalau belum 2 bulan saya gak akan nanya tapi kalau sudah 2 bulan saya akan bertanya,” ujarnya lagi.

Sampai hari ini, lanjut Lydia yang juga merupakan manajer Vanessa Angel masih banyak TV/PH yang bermasalah soal pembayaran honor aktris.

“Aduh banyak mba hehehe. Saya megang Dwi Andhika, sama Vanessa Angel sebelumnya juga pernah Cika Jessica,” ujarnya.

Lydia pun akhirnya membocorkan beberapa TV yang kerap molor dalam membayar honor aktris.

“Banyak, hampir rata sih sekarang semua. Net TV lama. Bukan dibocorin lagi itu mah udah rahasia umum. Net TV lama ANTV lama. Aktris saya Dwi Andhika saat itu apalagi waktu itu perpindahan lho ya kan ANTV pernah perpindahan segala macam nah itu saya sampai setahun. Tapi yaudahlah anaknya juga gak ribet. Tapi akhirnya dibayar kok,” bebernya.

Tak menampik bahwa sebagai manusia aktris pun membutuhkan uang untuk banyak keperluan. Kendati demikian manajer kebanyakan mengutamakan hubungan baik dengan PH/TV agar job tetap berjalan dengan baik. Kerja sama dengan pihak TV/PH ibarat buah simalakama.

“Butuh (uang) tapi tetap menjalin hubungan baik aja. Seperti makan buah simalakama. Sekarang gini kita sama-sama butuh nah simbiosis mutualisme harusnya tolong,” katanya.

“Sekarang kita mau keras tiba-tiba aktris kita di blacklist mau ke mana gitu kan. Jadi kita memang harus ada triknya untuk minta tuh seperti apa dan teman-teman di IMARINDO tau lah,” katanya lagi.

Ia berharap agar pihak TV/PH menaati kontrak mengingat antara pihak TV/PH dengan aktris saling membutuhkan.

“Kalau saya sih harapannya sesuai kontrak aja gitu lho karena bagaimanapun juga mereka manusia yang punya kebutuhan. Aaya sih ngomongnya seperti itu aja,” pungkasnya.(dim/din/fin)

Rekomendasi Berita