oleh

Tertangkap Tangan Setrum Ikan di Sungai Rawas dan Rupit

LINGGAUPOS.CO.ID– Keresahan warga mengenai hilangnya sejumlah biota ikan di aliran Sungai Rawas dan Rupit, Kabupaten Muratara, dalam satu minggu terakhir terjawab sudah. Setelah di telisik, ternyata masih ada oknum warga yang melakukan aksi penyetruman.

Lazimnya, setelah banjir ikan dari Sungai Musi masuk ke aliran Sungai Rawas wilayah Muratara. Namun kali ini warga mengaku bingung. Dua minggu terakhir keberadaan ikan-ikan yang biasanya dapat dengan mudah di jala warga mendadak hilang.

“Pasti banyak orang yang menyetrum ikan. Jangankan ikan, buaya saja lari dari sungai kalau disetrum terus,” kata Febri, warga Karang Dapo, Rabu (8/1/2020). Padahal, sudah ada larangan keras dari pemerintah daerah terkait aksi penyetruman dan penangkapan ikan gunakan racun di aliran sungai.

Aksi ini sempat meredup, namun di penghujung 2019 lalu mulai marak lagi. Ketua LPPAS Muratara, Samsul mengatakan, ada dua warga yang tertangkap tangan oleh tim gabungan LPPAS dan Polri saat melakukan monitoring aliran sungai. Penangapan dilakukan Selasa (7/1/2020) sekitar pukul 20.00 WIB, di dua lokasi berbeda.

Awalnya tim gabungan menyusuri aliran Sungai Rawas di Kecamatan Karang Dapo. Terlihat tiga orang tengah melakukan penyetruman ikan. “Satu orang terjun ke sungai dan satunya tertangkap,” ucap dia. Pelaku yang diamankan, Amek, warga Kelurahan Karang Dapo, dengan barang bukti satu perahu, genset kapasitas 2.000 watt, dan ikan hasil setruman.

Tim bergerak kembali ke wilayah perairan Rupit dan mendapati dua warga melakukan aksi yang sama. Keduanya sempat melarikan diri, namun salah satunya terjatuh dan tertangkap. Tersangkanya, Sutri warga Desa Pantai, Kecamatan Rupit. Barang buktinya, perahu, mesin genset kapasitas 2.000 waht, dan 5 kg ikan hasil setruman.

Total, sudah ada 56 pelaku illegal fishing yang diamankan dan diproses secara hukum oleh kepolisian.

Kapolres Muratara, AKBP Adi Witanto melalui Kasat Reskrim AKP Dedi membenarkan adanya dua pelaku penyetruman ikan yang diamankan di Polsek Rupit. “Sedang diproses kasusnya di polsek,” tukas dia. (*)

Rekomendasi Berita