oleh

Tersangka Penganiayaan Didor

EMPAT LAWANG – Entah apa yang ditanyakan Darmawi (37) warga Pasar Talang Padang Kelurahan Pasar, Kecamatan Tebing Tinggi kepada Jais (34). Sehingga berujung cekcok dan penganiayaan dengan Senjata Tajam (Sajam).

Kapolres Empat Lawang, AKBP Agus Setyawan melalui Kasat Reskrim, AKP Ismail menjelaskan penganiayaan dan pengeroyokan tersebut terjadi Kamis (3/1) sekira pukul 17 .00 WIB.

Korbannya Darmawi (37), dengan tersangka pengeroyokan Jais (34) bersama adiknya Rudi (29) dan anaknya David (17).

“Tersangka pengeroyokan sudah berhasil diamankan. Antara korban dan para tersangka masih bertetangga. Sedangkan tersangka Rudi adalah adik tersangka Jais, tersangka David adalah anak Jais,” kata Ismail, Jumat (11/1).

Ditambahkan M Ismail, usai melakukan penganiayaan terhadap korban, ketiga pelaku langsung melarikan diri.

“Tersangka Jais dan Rudi kami ringkus di Pelabuhan Tanjung Api-api. Keduanya hendak kabur ke Bangka Belitung,” jelas Kasat.

Berdasarkan pengakuan dari pelaku Jais dan Rudi, tersangka David berada di Sungai Lilin, Musi Banyuasin.

“Saat hendak menunjukkan persembunyian David, tersangka Rudi hendak melarikan diri. Makanya kami lumpuhkan,” terangnya.

Sementara tersangka David berhasil diamankan di rumah keluarganya di Sungai Lilin.

“Saat dilakukan penggerebekan pelaku David tidak melakukan perlawanan,” ungkapnya.

Lanjutnya, saat ini ketiga tersangka sudah kami amankan di Mapolres Empat Lawang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Ketiga pelaku diancam dengan hukuman penjara di atas lima tahun penjara.

Sementara kronologis kejadiannya, Kami (3/1) sekitar pukul 17.00 WIB, terjadi cekcok antara Darmawi dengan Jais. Mendengar cekcok tersebut kemudian adik Jais, Rudi bersama dengan anak Jais, David melakukan pengeroyokan dan penganiayaan dengan menggunakan Sajam.

Menyebabkan korban Darmawi mengalami luka tusuk di bagian perut sebelah kanan. Kemudian kasus ini dilaporkan ke Polres Empat Lawang.(key)

Rekomendasi Berita