oleh

Tersangka Angga Sering ke Rumah Rapaina

Kesaksian Tetangga

LINGGAU POS ONLINE, TABA JEMEKEH – Fakta baru kasus pembunuhan Rapaina Wati (40) sedikit demi sedikit terungkap.

Sebelumnya, diduga tersangka Angga Saputra Tunggal (21) nekat menghabisi nyawa korban, lantaran permasalahan hutang hanya Rp 300 ribu. Hingga korban rewel. Sering menangi hutang kepada tersangka. Sampai-sampai tersangka Angga gelap mata. Lalu menghabisi nyawa korban.

Tapi muncul persepsi lain? Diduga bukan hanya permasalahan hutang menjadi pemicu antara tersangka dengan korban. Melainkan ada hubungan istimewa diantara mereka. Ini berkaitan dengan pernyataan tersangka sebelumnya, ada hubungan antara keponakan dan bibi angkat.

Korban meninggal dunia. Akibat luka tusuk dilakukan tersangka di dalam rumahnya RT 04 Kelurahan Mesat Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur II. Pembunuhnya Angga Saputra Tunggal terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, Senin (12/3).

Pantauan di lapangan kemarin, rumah korban dalam keadaan sepi dengan pintu tertutup. Digembok dari luar. Tidak ada penghuni di dalam rumah tersebut.

“Memang tidak ada di rumahnya. Lagi pergi tetapi tidak tahu pergi ke mana,” kata warga berinisial RL saat dimintai keterangan, Kamis (15/3).

Wanita ini menjelaskan sebenarnya memang tersangka sering berkunjung ke rumah korban. Sepengetahuan setiap bulan tersangka menyetor uang kepada korban dari hasil pemotongan karet milik korban di wilayah Desa Durian Remuk, Kecamatan Muara Beliti.

“Memang tersangka sering datang ke rumah. Tapi untuk nyetor uang kepada korban hasil karet, mengenani ada hubungan apa keduanya, saya tidak mengetahui secara jelas,” jelas wanita ini.

RL menjelaskan sepengetahuan semasa hidup korban tidak neko-neko ataupun perempuan negatif (nakal). Terlihat saat sedang berkumpul, kalau pergi ke tempat hajatan nyanyi memang ada tetapi bersama ibu-ibu di sini bukan dengan laki-laki.

“Sebenarnya nyanyi dan joget hal biasa, sebab bersama ibu-ibu sebagai hiburan,” ucapnya.

Disinggung apakah, korban ini benar-benar berstatus janda?

“Ia memang dia janda sudah bercerai dengan suaminya, lantaran suaminya pernah di penjara karena kasus narkoba. Jadi bercerai dan tinggal bersama dengan tiga anaknya,” katanya.

Kembali disinggung, apakah seputaran rel merupakan tempat perempuan nakal mangkal?

“Kalau itu, sepengetahuan aku memang iya, tapi bukan di sini agak jauh tepatnya di depan di belakang warung buah sekitar 30 meter,” tutupnya.(03)

Rekomendasi Berita