oleh

Terpaksa Meminta-minta untuk Makan

Dua Bersaudara Menjadi Pengemis Jalanan

Rendi (9) dan adiknya Andi (7) menjadi pengemis. Mereka juga mengamen di pinggiran jalan Kota Lubuklinggau. Lantaran untuk bertahan hidup. Bagaimana kisahnya?

Laporan Joko Pratama, Jawa Kanan

Masih banyak pengemis ataupun pengamen di wilayah kota Lubuklinggau terbukti sering dilihat di pinggiran jalan Lampu Merah atau sering disebut dengan Simpang RCA.

Rendi dan Andi saat ditemui di pinggiran jalan mengaku keduanya terpaksa mengemis dan mengamen sekedar untuk membeli nasi untuk bertahan hidup.

“Kami terpaksa ngemis, karena kalau tidak ngemis ataupun ngamen kami dak bisa makan,” kata Rendi, Jumat (30/11).

Rendi menjelaskan, mereka tinggal bersama dengan ibunya, Yanti (57) yang kesehariannya bekerja sebagai pembantu rumah tangga sedangkan ayahnya sudah meninggal dunia karena kecelakaan.

“Aku dengan adikku sekarang idak lagi sekolah, karena ibuk aku idak punya uang untuk menyekolahkan kami berdua. Jangankan bersekolah, untuk makan sehari-hari saja harus mengemis dulu,” jelas Rendi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sebenarnya masih mempunyai keinginan untuk bersekolah, karena walau bagaimanapun apabila kita bersekolah bisa memperoleh ilmu dan pengetahuan.

“Tentunya dengan ilmu yang didapatkan di bangku sekolah, nantinya akan menjadi bekal di masa yang akan datang,” tutupnya(*)

Komentar

Rekomendasi Berita