oleh

Terobosan Rujukan Online Melalui Mapping Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama

LUBUKLINGGAU, JAMKESNEWS – Tidak dipungkiri akan kemudahan dan kepastian mendapatkan pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS semenjak diterapkannya rujukan online telah terbukti, walau terdapat beberapa kendala yang terjadi dilapangan yang pada saat ini memasuki fase transisi dan evaluasi. Fase transisi dan evaluasi menuntut untuk segera dilakukannya perbaikan, baik dari BPJS Kesehatan dan Kementrian Kesehatan serta didukung oleh beberapa pihak ekternal yang terkait.

Rayonisasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) adalah salah satu gebrakan yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan dalam menyempurnakan sistem rujukan online, Rayonisasi adalah mapping  yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan terhadap FKTP guna mendukung rujukan online. Mapping dilakukan berdasarkan kriteria dan ketentuan yang telah ditetapkan guna meminimalisir kendala yang terjadi selama penerapan rujukan online.

Pertemuan Rapat Hasil KBPKP FKTP Se-Kabupaten Musi Rawas dan Sosialisasi Kepatuhan FKTP Terhadap Perjanjian Kerja Sama (07/11) yang dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas, Tim Kendali Mutu Kendali Biaya Kabupaten Musi Rawas serta perwakilan 35 FKTP. Pada pertemuan tersebut dijelaskan oleh Suliin mengenai rayonisasi rujukan online, sebagai narasumber staf pengelola fasilitas kesehatan primer BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau.

Mapping yang kami lakukan diantaranya untuk FKTP yang berada diwilayah perbatasan dapat merujuk ke rumah sakit tipe C dan D ke luar wilayah, FKTP juka dapat langsung merujuk ke rumah sakit jiwa tipe B dan tipe A. Rujukan FKTP ke rumah sakit tipe A memiliki beberapa ketentuan yaitu terdapatnya riwayat pada paserta yang akan dirujuk dalam jangka waktu tiga bulan terakhir pada rumah sakit tersebut dan diagnosa penyakit sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan,” kata Suliin.

Mapping yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan berdasarkan jarak tempuh serta kemudahan daya jangkau dari FKTP menuju rumah sakit, hal ini tentunya untuk kemudahan peserta dalam menjangkau rumah sakit serta dapat mengetahui daftar pasien dalam suatu rumah sakit, sehingga meminimalisir terjadinya penumpukan pasien yang menyebabkan antrian yang panjang.

Pada akhir pertemuan ditandatangani berita acara kesepakatan rayonisasi antara BPJS Kesehatan dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas. Berita acara tersebut ditetapkan rayonisasi FKTP ke FKTRL (rumah sakit) pada sistem rujukan online untuk kemudahan dan kepastian peserta dalam memperoleh layanan di Rumah Sakit berdasarkan kebutuhan medis pasien sebagaimana termuat dalam lampiran rayonisasi FKTP-FKRTL Kabupaten Musi Rawas. (rw/rl)

News Feed