oleh

Terkait Video Mesum, Polisi Minta Keterangan Perekam dan Pelaku

LINGGAU POS ONLINE – Polres Lubuklinggau tidak main-main mengusut kasus dugaan video mesum yang viral di Lubuklinggau. Bahkan sudah dua orang diminta keterangan, yakni orang merekam adegan syur serta pelaku adegan dewasa tersebut.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono kepada wartawan Kamis (5/9/2019) menjelaskan pihaknya berkomitmen untuk menindaklajuti kasus ini.

“Kasus ini kan bikin heboh masyarakat, karena diduga terjadi di Lubuklinggau, makanya kami proses secara serius. Hasil penyelidikan sudah diminta keterangan beberapa saksi,” jelas Kapolres.

Saksi tersebut, diantara, orang yang diduga pembuat video tersebut, tanpa sepengetahuan dari orang yang melakukan. Juga sudah diperiksa orang yang diduga melakukan perbuatan mesum tersebut.

“Saat ini sudah dua orang yang diperiksa. Untuk pemeran yang diperiksa dari yang laki-laki, sementara yang perempuan belum,” kata Kapolres.

Kapolres menambahkan penyidik akan terus mencari data dan bukti yang kuat, agar kasus ini sampai di Pengadilan. “Kalau memang bukti-buktinya kuat, maka kasus ini akan sampai ke Pengadilan,” komitmen Kapolres.

Orang yang menyebarkan video mesum itu, ditambahkan Kapolres bisa dijerat dengan pasal 45 ayat (1) Undang-undang No.19 tahun 2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE). Ancaman hukumannya enam tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

Terkait dengan peritiwa ini, Kapolres Lubukinggau menghimbau kepada masyarakat atau netizen, agar tidak sembarangan membagikan (share)  video, apalagi berisi konten negatif dan tanpa izin pemeran video.

“Hal seperti itu tidak boleh dilakukan tanpa seizin dari pemeran video, karena dapat dipidanakan. Apalagi jika video tersebut dimanfaatkan untuk pemerasan, dapat memberatkan masa hukuman dan denda,” tegas Kapolres.(*)

Laporan Endang Kusmadi

Rekomendasi Berita