oleh

Terdakwa Tamsir Irawan Segera Disidangkan

Berkas Perkara Pencabulan Dinyatakan P21

Terdakwa Tamsir Irawan (24) warga Dusun II, Desa Tri Karya, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musi Rawas masih mendekam di jeruji besi. Ia diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur berinisial DS (14).

Laporan Suwito, Sidorejo

Kini terdakwa telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau, untuk segera mengikuti proses persidangan. Soal itu, Kajari Lubuklinggau, Hj Zairida didampingi Kasi Pidum, Hapit Suhandi melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU), Anton Sujarwo mengatakan kalau berkas Tamsir Irawan telah lengkap atau P21.

“Dalam waktu dekat terdakwa akan segera disidang. Saat ini terdakwa sudah diamankan di Lembaga Permasyarakatan Kelas IB Kota Lubuklinggau,” kata Anton Sujarwo, Senin (9/4).

Menurut Anton Sujarwo, Tamsir Irawan berdasarkan perbuatannya tersebut ia dikenakan dengan pasal 76 E Jo pasal 82 ayat (1) undang-undang RT nomor 35 tahun 2014, tentang perbuatan nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Tapi, kita belum bisa memastikan berapa hukuman yang akan dijatuhkan dalam surat tuntutan, sebab akan melihat fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan. Itu akan dijadikan dasar dalam menjatuhkan tuntutan,” jelasnya.

Kronologis kejadian diawali, terdakwa Tamsir Irawan sekitar pukul 23.45 WIB pada hari Jumat (16/2/2018), tepatnya di belakang salah satu Sekolah Dasar(SD) Tapah, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas.

Terdakwa melakukan tindakan kekerasan dan ancaman kekerasan terhadap dan memaksa melakukan tipu muslihat dengan membujuk korban DS(14) untuk melakukan tindakan pencabulan.

Namun pada saat tersangka ingin melakukan aksinya terhadap korban, korban langsung berteriak.(*)

Rekomendasi Berita