oleh

Terdakwa Penganiaya Anak Terancam 3,6 Bulan

Akibat Perbuatanya Terdakwa Harus Berurusan Aparat Hukum

Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau kembali menjalankan sidang terdakwa Rahmad Sumedi (43) warga, RT 04, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap anak bawah umur. Seperti apa perjalanan sidangnya?

Laporan Suwito, Sidorejo

Persidangan dipimpin Ketua Majelis Hakim, Andi Barkah, didampingi Hakim Anggota, Indra Lesmana, Dian Triastuti dengan agenda mendengarkan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) M Dedi.

Kajari Lubuklinggau, H Zairida didampingi Kasi Pidum, Hapit melalui JPU, M Dedi saat membacakan dakwaan terhadap terdakwa, Rahmad Sumedi, melanggar pasal 80 ayat (1) jo pasal 75 C Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 menjelaskan tentang perlindungan anak.

“Setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak, apabila melanggar akan dipidana penjara paling lama 3 tahun 6 bulan atau denda paling banyak Rp 72.000.000,00,” katanya dalam persidangan, Kamis (19/4).

Lebih lanjut M Dedi menyampaikan terdakwa harus berurusan dengan pihak berwajib, bermula terdakwa berangkat dari rumah menuju rumah saksi Dewa Gilang (16) kemudian disana bermula perdebatan hingga terjadi perkelahian.

“Terdakwa bertemu dengan saksi dan langsung melontarkan tuduhan langsung berkata terhadap saksi Dewa Gilang dengan menanyakan hutang, “Mano duit aku” lalu saksi menjawab langsung dengan “Duit apo? Langsung disambung terdakwa dengan,”Duit yang kau ambek dari kantong celano aku,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut M Dedi, menurut berita acara yang tertera saksi langsung tuduhan terdakwa.

“Dalam berita acara saksi langsung menyangkal pembicaraan terdakwa langsung bilang, ‘Dak katek aku ambek duit kau’ dan tidak terima dengan jawaban yang dilontarkan saksi terdakwa langsung memukul saksi di bagian pelipis mata bagian kiri,” jelasnya.(*)

Rekomendasi Berita