oleh

Terciduk Saat Jual Hasil Curian

Tersangka Pernah Bobol Gudang Arsip Pemkab Mura

LINGGAU POS ONLINE, AIR KUTI – Tersangka kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) berinisial TN (35) diringkus. Penangkapan warga Kelurahan Marga Rahayu, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II dilakukan polisi sekitar pukul 05.30 WIB, Selasa (17/4).

TN ditangkap di pinggir Jalan Sultan Mahmud Badarudin II, Kelurahan Marga Rahayu, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II saat menjual barang hasil pencurian. Berupa barang bekas besi tenda ke pengepul. Tapi rencana itu batal, karena tersangka TN malah terciduk polisi.

“Benar, tersangka TN telah kami tangkap. Tersangka sendiri bersama empat temannya sebelumnya melakukan pencurian dengan pemberatan di dalam kantor yang merupakan gudang arsip dan dokumen Pemkab Kabupaten Musi Rawas,” kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar melalui Kapolsek Lubuklinggau Timur, AKP Hadi Sutrianto, Rabu (18/4)

Hadi sapaannya menjelaskan, tersangka melakukan kejahatan sekitar pukul 03.00 WIB, Selasa (17/4) di komplek perkantoran Pemkab Musi Rawas di Gudang Arsip di Jalan Pembangunan, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Kejadian pencurian itu dilaporkan, Hariatmoko (27), Pegawai Negeri Sipil (PNS) Sat Pol PP Kabupaten Musi Rawas.

Tersangka mencuri arsip dan besi tenda yang ada di dalam gudang dengan cara memanjat tembok. Kemudian tersangka masuk ke dalam melalui atap gudang. Setelah masuk, langsung membuka pintu samping yang di kunci dengan gembok pakai obeng.

Lalu setelah terbuka, tersangka langsung mengambil beberapa berkas dokumen arsip dan dua batang besi panjang sekitar 2 meter langsung dibawa kabur menggunakan sepeda motor.

“Sekitar pukul 05.30 WIB, anggota menerima laporan, bahwa dokumen arsip dan dua batang besi dicuri orang. Dari informasi itu, anggota melakukan penyelidikan dan sekaligus penangkapan tersangka saat ingin menjual barang hasil pencurian,” jelas kapolsek.

Lebih lanjut, kapolsek menjelaskan, tersangka langsung diamankan di Mapolsek Lubuklinggau Timur. Sedangkan empat teman tersangka melarikan diri. Saat ini teman tersangka masih dilakukan pengejaran oleh anggota kepolisian.

Dari tangan tersangka kami mengamankan Barang Bukti (BB) arsip dokumen terdiri dari 24 buku arsip laporan keuangan Pemkab Musi Rawas, 28 buku kontrak pengadaan barang dan jasa, 10 buku penghitungan APBD Kabupaten Musi Rawas dari tahun 2001 sampai 2010.

Selain itu, satu karung kwitansi perjalanan Pemkab Musi Rawas, dua kardus kuitansi perjalanan dinas Pemkab Musi Rawas, dua batang besi panggung sepanjang 2 meter, baliho rokok untuk membungkus besi, satu obeng dan dua buah tas sandang.

“Tersangka berikut BB masih kami lakukan penyidikan lebih lanjut,” tutupnya.(03)

Rekomendasi Berita