oleh

Terancam Tujuh Tahun Penjara

KAPOLDA Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menegaskan, akan memproses Aipda Sarbeni, oknum polisi yang diduga menjadi penggerak massa saat eksekusi lahan Perum Damri di Lubuklinggau.

“Jika terbukti bersalah, ya dihukum,” ujar Zulkarnain, Kamis (21/12).

Alumni Akpol 1987 menyebut, menyuruh atau menghasut orang melawan petugas, jika terbukti bisa dikenai pasal 160 KUHP.

“Menyuruh orang melakukan tindak pidana kejahatan di depan umum, diancam 7 tahun penjara,” lanjutnya.

Pria kelahiran Belitang Madang Raya, OKUT, 31 Oktober 1961, juga menyebut kalau Sarbeni terindikasi memprovokasi warga, termasuk keluarga yang dari Lampung, untuk menguasai tanah milik Damri.

“Bahkan, sudah menyiapkan perlawanan terhadap petugas,” lanjutnya.(SE)

Komentar

Rekomendasi Berita