oleh

Terakreditasi A 50% Siswanya Bisa Daftar SNMPTN

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Nasional (SNMPTN) 2018 dimulai, Rabu (21/2) lalu. Jadwal tersebut akan berlangsung hingga 6 Maret 2018 mendatang.

Siswa SMA, SMK dan MA yang telah melakukan pengisian nilai rapor serta memverifikasinya di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dapat mengikuti seleksi ini.

Sebelum melakukan pendaftaran SNMPTN 2018, siswa harus login dengan menggunakan NISN dan password yang sama untuk PDSS. Jika tidak bisa login, artinya siswa belum memenuhi syarat untuk mendaftar SNMPTN 2018.

Siswa yang berprestasi tinggi dan konsisten menunjukkan prestasinya di SMA/SMK/MA layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi calon mahasiswa melalui SNMPTN. Ketentuan mengenai prestasi tersebut merujuk pada nilai rapor siswa.

Penjelasan lebih lanjut mengenai nilai itu antara lain jika akreditasi sekolah adalah A maka siswa yang akan direkomendasikan masuk PTN adalah 50 % terbaik di sekolahnya.

Jika akreditasi sekolah adalah B maka siswa yang akan direkomendasikan masuk PTN adalah 30 % terbaik di sekolahnya. Jika akreditasi sekolah adalah C maka siswa yang akan direkomendasikan masuk PTN adalah 10 % terbaik di sekolahnya.

Jika sekolah belum mendapatkan akreditasi maka siswa yang akan direkomendasikan masuk PTN adalah 5 % terbaik di sekolahnya.

“Ya karena SMA Xaverius sudah terakreditasi A, maka 50 % alumni SMA Xaverius berhak ikut SNMPTN 2018,” terang Kepala SMA Xaverius Lubuklinggau, IG Maryanto, Sabtu (24/2).

*** Ini Tahap Pendaftaran SNMPTN 2018

IG Maryanto menjabarkan, sebelum melakukan pendaftaran, siswa harus login untuk membuat atau masuk ke akun. Proses ini dapat diakses melalui laman https://web.snmptn.ac.id/. Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan password harus dimasukkan pada form login tersebut.

Gunakan NISN dan password yang diberikan sekolah ketika akan melakukan verifikasi nilai di PDSS.

Bagi yang belum mendapatkan password silakan meminta kepada pihak sekolah.

Jika tidak bisa login, artinya siswa belum memenuhi syarat untuk mendaftar SNMPTN. Nantinya akan muncul pesan: Anda tidak dapat mengikuti SNMPTN 2018. Silakan mengikuti SBMPTN 2018.

Pada proses ini, siswa diharuskan untuk membaca dan menyetujui pernyataan kesungguhan untuk mendaftar melalui jalur SNMPTN dan akan menerima konsekuensinya. Apabila siswa menyetujui pernyataan yang diberikan, siswa mencentang pernyataan persetujuan lalu menekan tombol ‘proses.’

Untuk mengisi form pendaftaran SNMPTN, tahap pertama dalam form pendaftaran ini adalah mengisi pilihan Program Studi (Prodi) dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Siswa dapat memilih maksimum tiga Prodi dan dua PTN. Sementara itu, untuk tiap PTN hanya diperkenankan memilih sebanyak-banyaknya dua Prodi.

Jika memilih dua PTN, salah satu yang dipilih harus berada di provinsi yang sama dengan sekolah peserta.

Yang perlu menjadi perhatian juga adalah urutan PTN dan Prodi dalam menentukan prioritas pilihan. Siswa akan diseleksi dari prioritas pertama yakni PTN pilihan 1 dan program studi pilihan 1. Jika tidak lolos seleksi, maka siswa akan diseleksi untuk pilihan berikutnya.

Kedua, setelah memilih PTN dan Prodi, siswa harus mengunggah foto yang berpakaian rapi. Rasio foto 4 banding 6 dengan ukuran minimum 400 (lebar) x 600 (tinggi) pixel. Dengan format JPEG, ukuran file foto juga tidak boleh lebih dari 1 MB.

Pada bagian ini siswa harus mengisi formulir pendaftaran yang menampilkan data pribadi. Pastikan datanya sudah benar. Seluruh item isian pada formulir yang bertanda (*) harus diisi dengan benar.

Jika memilih Prodi seni dan/atau olahraga, siswa diharuskan melengkapi portofolio. Saat membuat portofolio, gunakan template yang telah disediakan.

Beberapa portofolio yang harus diunggah pada tahap ini harus dilengkapi dengan video. Ukuran portofolio tidak boleh lebih dari 10 MB dan ukuran video tidak boleh lebih dari 15 MB.

Jika siswa adalah peserta beasiswa Bidikmisi, diharuskan untuk memasukkan KAP dan PIN. Sistem akan memverifikasi KAP dan PIN Anda ke sistem Bidikmisi.

Jika pendaftaran sudah selesai dilakukan, siswa dapat melakukan finalisasi pendaftaran. Setelah finalisasi, data pendaftaran tidak dapat diubah kembali. Karenanya, calon peserta SNMPTN harus memastikan kembali seluruh data yang sudah diisi.

Jika sudah yakin dengan data yang diisi, chek list semua pernyataan konfirmasi, kemudian pilih tombol Finalisasi Pendaftaran. Jika masih ragu-ragu, siswa bisa memilih Tunda Finalisasi. Meski begitu, finalisasi harus segera dilakukan sebelum masa pendaftaran berakhir.

Tahap terakhir pendaftaran SNMPTN adalah mencetak kartu peserta. Bagian ini hanya bisa dipilih setelah siswa melakukan finalisasi pendaftaran. Periode pencetakan kartu peserta SNMPTN dapat dilakukan selama masa pendaftaran, caranya dengan memilih tombol Unduh Kartu Peserta.(02)

Rekomendasi Berita