oleh

Tepati Janji Kampanye Mulai Tahun Depan

Ungkapan SN Prana Putra Sohe Pasca Perhelatan Pilkada

Pasangan Calon (Paslon) Walikota-Wakil Walikota Lubuklinggau nomor urut 2 H SN Prana Putra Sohe dan H Sulaiman Kohar dinyatakan mendapat suara terbanyak. Ini berdasar hasil rapat pleno Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dalam Pilkada. Lantas selain rasa syukur, bagaimana H SN Prana Putra Sohe menyikapinya.

Laporan Muhammad Yasin, Sukajadi

RUMAH pribadi calon Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe nyaris tidak pernah sepi hingga hari kelima pasca pemungutan suara 27 Juni 2018.

Seperti Senin (2/7), ibu-ibu pengajian memenuhi rumah sekaligus posko induk Paslon nomor urut 2 di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Lubuklinggau Barat I ini.

Dalam kesempatan tersebut, Nanan panggilan akrab H SN Prana Putra Sohe menyampaikan pengalamannya lima tahun menjadi Wakil Walikota Lubuklinggau periode 2008-2013 dan menjadi walikota lima tahun periode 2013-2018 hingga hingga 6 bulan masa kampanye. Banyak suka duka yang dirasakan dan menjadi pelajaran bagi dirinya dan juga masyarakat Kota Lubuklinggau.

Sebentar lagi akan dilaksanakan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Nanan berpesan kepada masyarakat pilihlah calon anggota DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota Lubuklinggau yang sudah berbuat untuk masyarakat, paling tidak, pernah mengadakan kegiatan untuk masyarakat.

“Minimal misalnya pernah mengadakan lomba kelereng. Artinya pernah berbuat untuk masyarakat. Jangan memilih karena ada apa-apanya,” katanya Nanan.

Nanan berjanji akan merealisasikan janji kampanye mulai tahun anggaran 2019. Bukan hanya sekolah gratis Pemerintahan NanSuko juga akan meringankan beban warga tidak mampu.

“Keluhan para orang tua yang akan menyekolahkan anaknya diantaranya soal baju seragam, pakaian Pramuka, baju batik, sepatu hingga tas akan diberikan secara gratis mulai tahun 2019,” tegasnya.

Selain itu juga warga yang tidak mampu akan mendapatkan pelayanan BPJS Kesehatan biayanya ditanggung Pemkot Lubuklinggau.

“Untuk warga tidak mampu yang belum ada BPJS kesehatan akan kita berikan. Dengan menjadi peserta BPJS Kesehatan bisa berobat di rumah sakit mana saja. Ketika sedang di luar kota juga bisa digunakan,” ucapnya.

Nanan berkomitmen untuk memberantas penyalahgunaan Narkoba. Menurutnya pasukan Jihad Anti Narkoba (Jinak) akan diaktifkan hingga ke kelurahan. Program NanSuko Jilid II diprioritaskan pada membangun pemberdayaan organisasi kemasyarakatan, membuat lembaga keuangan berbasis masjid pembangunan industri hilir/pengolahan dan membangun danau dan pantai buatan.

Hj Yetti Oktarina Prana mengatakan setelah dilantik menjadi Ketua PKK periode 2018-2023 program pertama yang akan dilaksanakan Badan Majelis Taklim (BMT). BMT merupakan organisasi induk majelis taklim.

“Semua pengajian yang ada di Kota Lubuklinggau masuk dalam BMT,” katanya.

Saat ini jumlah ibu-ibu yang ikut pengajian ditaksir Rina mencapai 10.000. Dari jumlah itu, ia menargetkan tambah lagi menjadi 20 ribu ibu-ibu ikut pengajian hingga akhir masa jabatan 2023 nanti.

“Jumlah ibu-ibu pengajian saat ini 10 ribu, saya menargetkan jadi 20 ribu hingga akhir masa jabatan tahun 2023,” tegasnya.

Rina mengucapkan terima kasih kepada majelis-majelis taklim yang ada di Kota Lubuklinggau, dengan ikhlas telah mendoakan, berzikir dan melaksanakan salat hajat untuk kemenangan NanSuko. (*)

Rekomendasi Berita