oleh

Tenis Australian Open: Secara Fisik, Nadal sudah Onfire

MELBOURNE – Keputusan Rafael Nadal menarik diri dari turnamen Brisbane International 2019 lalu dinilai tepat. Saat itu, petenis Spanyol itu merasa ada yang tidak beres dengan otot pahanya.

Setelah menjalani serangkaian terapi, kini Nadal menyatakan siap 100 persen menghadapi Australian Open 2019. Di babak pertama, petenis yang kerap mengalami cedera itu akan menghadapi petenis tuan rumah yang lolos lewat wild card James Duckworth.

Jika saya tidak merasa sehat, maka saya tidak akan berada di sini. Saya kira, saya sudah pulih setelah operasi yang saya jalani di kaki. Menurut saya, setelah operasi, berbulan-bulan tanpa berkompetisi, kemudian berlatih, tentunya masalah kecil yang muncul adalah hal yang biasa, kata Nadal di tennis.com.

Nadal memang acap kali dirundung cedera. Musim lalu, petenis kidal itu terpaksa mundur di perempatfinal Australian Open. Saat itu, Nadal sedang berjibaku melawan Marin Cilic dan game memasuki set kelima. Nadal juga mundur dari US Open saat melawan Juan Martin del Potro di babak semifinal.

Selalu ada hal untuk ditingkatkan. Saya belum mencoba servis baru saya ini. Jadi kita lihat saja nanti. Saya percaya hal itu akan bekerja dengan baik, imbuh Nadal.

Di sisi lain, Nadal menyatakan ungkapan empatinya atas keputusan mengejutkanAndy Murray yang akan mengakhiri karir profesionalnya.

Kepada media, Murray secara mengejutkan mengatakan bahwa Australian Open 2019 kali ini akan menjadi turnamen terakhirnya.

Hal itu (mundurnya Murray) akan menjadi kehilangan besar bagi kami, bagi dunia tenis, bagi turnamen, bagi para penggemar, bahkan bagi lawan-lawannya yang telah menjadi bagian dari rivalitas tangguh di antara para petenis terbaik untuk waktu yang cukup lama, terang Nadal.

Murray mengalami cedera pinggul selama hampir dua musim. Cedera parah ini yang membuatnya harus beristirahat dari dunia tenis selama 11 bulan.

Januari 2018, pemegang tiga trofi Grand Slam itu menjalani operasi untuk membantu menyelesaikan cedera yang dialaminya. Namun, operasi itu dikatakan kurang sukses karena Murray masih merasa kesakitan.

Pun saat dia menjalani sesi latihan pekan ini untuk menghadapi Australian Open. Saat itu Murray menjalani sesi latihan bersama NovakDjokovicdi Melbourne Park. Banyak yang menilai, saat Murray sangat lambat dan kesakitan. Saat itu dia kalah dalam sesi latihan dengan 1-6, 1-4.

Saya tidak merasa baik. Saya sudah berjuang keras untuk waktu yang cukup lama dan merasa kesakitan selama hampir 20 bulan. Saya telah melakukan banyak hal yang bisa membuat pinggul saya terasa lebih baik dan hal itu tidak banyak membantu, kata Murray dalam jumpa pers.

Di babak pertama Australian Open musim ini, Murray akan meladeni Roberto Bautista Agut. Saya akan bertanding. Saya masih bisa bermain dalam level tertentu, tetapi bukan level yang saya inginkan. Rasa sakitnya terlalu berlebihan, keluhnya. (wsa)

Rekomendasi Berita