oleh

Teladani Pengabdian PWRI

WAKIL Walikota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar, hadiri Rapat Kerja (Rakor) Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Lubuklinggau, yang dilaksanakan di Museum Subkoss Garuda, Kelurahan Pasar Pemiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Selasa (5/11).

Hadir juga Ketua PWRI Kota Lubuklinggau Samsul Anwar, Penasihat PWRI Kota Lubuklinggau Baijuri Asir, Direksi dari Bank Syariah Mandiri, PT Taspen, jajaran Pemkot Lubuklinggau mulai dari asisten, staf ahli dan kepala OPD. Juga hadir seluruh anggota PWRI kota Lubuklinggau. Selain rakor, juga ada pengundian sejumlah doorprize berupa sepeda sebanyak tiga unit serta alat-alat elektronik yang dibagikan secara undian kepada anggota PWRI.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota H Sulaiman Kohar mewakili pemerintah kota Lubuklinggau mengucapkan rasa terima kasih mereka atas dedikasi pengurus PWRI selama ini di Kota Lubuklinggau.

“Banyak kegiatan yang sudah dilakukan dalam membantu membangun masyarakat Lubuklinggau. Semoga kami akan semakin termotivasi, khususnya bisa meneladani pengabdian pengurus PWRI di tengah masyarakat,” katanya.

Dikatakan Wakil Walikota, perjalanan pemerintahan kota Lubuklinggau tentunya tidak terlepas dari arahan dan bimbingan.

“Selama bekerja kami selalu meminta bimbingan dan nasihat kepada para guru dan senior yang sudah purna tugas dan tergabung dalam PWRI ini,” ungkapnya.

Disamping itu, dalam melaksanakan tugas ia bersama walikota selama mengemban amanah masyarakat, berkomitmen dengan seluruh aparatur tidak mungkin bisa membangun dan bekerja tanpa dibantu seluruh lapisan masyarakat kota Lubuklinggau. Hal ini yang sangat mereka sadari.

“Sejak awal kami menyentuh, mengumpul dan mengajak seluruh komponen dan organisasi masyarakat untuk berpikir dan bermusyawarah serta memberikan saran untuk pembangunan kota Lubuklinggau,” jelasnya.

Sementara itu, ketua PWRI Lubuklinggau Samsul Anwar mengatakan, PWRI adalah organisasi tunggal pensiunan PNS, pensiunan BUMN/BUMD, pejabat negara, DPRD, dan kepala desa yang pensiun.

“Saat ini pensiunan belum otomatis jadi anggota PWRI, masih harus mendaftar. Saat ini kami sedang mengurusnya di PWRI pusat,” katanya.

Berdasarkan usulan dari pengurus PWRI kecamatan, Samsul mengatakan ada sejumlah usulan.

“Usulan kerja dari kecamatan, yakni pendataan dan meminta adanya kartu anggota karena dalam aturan memang belum ada, kemudian peningkatan kualitas hidup,dan menyelenggarakan musyawarah PWRI 2019,” ungkapnya. (Rls/09)

Komentar

Rekomendasi Berita