oleh

Tekankan Kader Tidak Melakukan Manuver Politik, Bisa Merugikan Partai Politik

Seluruh kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Lubuklinggau, diminati untuk tetap menjaga kekompakan. Mengingat dari DPP PKB punya agenda besar, mendukung dan memenangkan Ketua Umum (Ketum) mereka, H Muhaimin Iskandar dalam pencalonannya sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres).

Laporan Riena Fitriani Maris, Watervang

HAL ini ditegaskan langsung oleh Ketua DPC PKB Kota Lubuklinggau, Sulfi Hendra. Untuk itu, instruksi lisan dari DPP untuk terus menjaga kekompakan serta tidak melakukan manuver-manuver yang bisa merugikan partai, terus ia tekankan ke kader mereka.

“Kita imbau, mulai dari pengurus ranting hingga pengurus DPC, dan simpatisan. Karena agenda DPP PKB luar biasa. Mengusung Ketum, untuk menjadi Cawapres. Kalau kader di bawah saja tidak kompak, ya bahaya. Makanya, hal ini terus disampaikan pihak DP untuk diteruskan ke seluruh kader,” tegas Sulfi Hendra, Minggu (1/4).

Lantas, bagaimana kader di Lubuklinggau? Ia menegaskan kalau sampai saat ini, ia meyakinkan kalau kadernya masih komitmen dan kondusif.

“Kader kita semua saya yakinkan masih solid, dan militan. Tidak ada yang melakukan manuver, yang bisa merugikan partai,” tegasnya kembali.

Apalagi ia yakin, kadernya akan tetap seperti itu dengan terus diberikan pemahaman dan arahan.

“Dan kami yakin, instruksi ini disampaikan meskipun secara lisan, untuk mengantisipasi tidak kondusifnya di daerah. Salah satunya, ada kader ‘membelot’. Makanya kader pun terus kita kasih arahan. Terbukti mereka tetap solid, bahkan dari luar partai kita saat ini sudah banyak yang menyatakan, ingin bergabung ke PKB,” lanjutnya.

Lalu, bagaimana kalau ada kader mereka yang ‘membelot’.

“Ya kita tidak bisa asal lapor ke DPP. Karena saat ini tahun politik, semua jadi sensitif. Bisa saja ada pihak lain yang ingin mengadu domba internal kita. Artinya, kita konfirmasi yang bersangkutan. Kecuali, ketika ada secara tertulis SK kader kita di partai lain, bisa kita jadikan bukti untuk dilaporkan ke DPP. Tentunya, sanksi partai akan diberlakukan oleh pihak DPP,” jelasnya. (*)

Rekomendasi Berita