oleh

Teka-teki Nadal di Australian Open 2019

JAKARTA – Persaingan ketat bakal tersaji di Turnamen Australian Open 2019 yang bakal berlangsung pada 15 Januari, mendatang. Dalam ajang tur pembuka musim Grand Slam 2019 itu, dipastikan bakal dipenuhi para mega bintang petenis dari seluruh dunia.

Salah satu mega bintang tersebut adalah Rafael Nadal. Petenis nomor dua dunia tersebut dipastikan tampil di salah satu ajang bergengsi kejuaraan tenis dunia tersebut.

Namun pertanyaannya, apakah petenis kelahiran Manacor, Mallorca, Spanyol, 3 Juni 1986 itu mampu untuk bersaing di ajang tersebut, mengingat kondisinya yang kurang baik dalam beberapa ajang sebelumnya.

Ya, dari beberapa kejuaraan yang telah diikuti belakangan ini, Nadal harus terhenti di pertengahan jalan. Seperti di ajang US Open bulan September 2018 lalu, petenis bernama Rafael “Rafa” Nadal Parera itu menyerah di set kedua babak semifinal saat berhadapan dengan Juan Martin del Potro.

Petenis Spanyol ini mundur setelah tertinggal dari Del Potro dengan skor 7-6(3), 6-2 pada dua set pertama usai mengalami cedera pada lututnya. Pada saat itu, Nadal tampak kesulitan bertanding dan tertatih-tatih, serta meringis kesakitan di setiap langkahnya.

Setelah menjalani operasi pergelangan kaki November, lalu, Nadal kembali ke lapangan pada akhir Desember 2018. Dimana pada saat itu ia mengikuti kejuaraan Abu Dhabi Championship 2018.

Namun, dalam kejuaraan itu, Nadal kembali mundur dan fokus memulihkan kondisinya. Sebenarnya performa Nadal cukup bagus, dan terhenti di babak semifinal usai kalah dari Kevin Anderson 6-4, 3-6 dan 4-6.

Sebenarnya Nadal, masih bisa untuk bertarung untuk memperebutkan posisi ketiga dalam kejuaraan tersebut. Namun, ia lebih memilih mundur guna fokus memulihkan kondisinya menjelan Australian Open 2019.

Tidak hanya itu, di awal Januari 2019, Nadal kembali mencoba peruntungannya dengan mengikuti Brisbane Internasional 2019. Namun, lagi-lagi, Nadal mengundurkan diri setelah dijadwalkan akan menghadapi petenis Prancis Jo-Wilfried Tsonga pada putaran kedua Brisbane Internasional, Kamis (3/1) lalu.

Menurut keterangannya, dirinya terpaksa mundur dalam ajang pemanasan menjelang Australian Open 2019 itu lantaran mempertimbangkan saran dari dokter. Ia mengatakan, hal itu juga tak lepas demi untuk bisa tampil di Australian Open 2019.

Namun apakah kejadian tersebut tidak akan terulang kembali dalam ajang Australian Open 2019, mengingat peta persaingannya akan semakin sulit. Ya, Australian Open akan diikuti oleh para petenis dunia seperti, juara bertahan Roger Federer, petenis nomor satu dunia Novak Djokovic, mantan petenis nomor satu dunia, Andy Murray dan Roger Federer.

Menanggapi hal itu, Nadal yakin bisa tampil maksimal di Australian Open 2019. Bahkan, ia mengakui bahwa dirinya bisa tampil bugar dan akan bisa menjalani pertandingan yang di gelar di Melbourne tersebut.

“Mengapa tidak? Anda tidak akan bisa memprediksi itu. Tentu saja akan lebih baik jika saya memiliki kesempatan untuk bermain turnamen penuh di Abu Dhabi dan turnamen penuh di Brisbane, tetapi yang paling penting adalah saya merasa senang dengan bola,” ungkap Nadal seperti dikutip dari news.com.au, Rabu (9/1) kemarin.

Satu-satunya hal adalah saya tidak bermain pertandingan di beberapa kejuaraan belakangan ini. Namun, saya punya satu minggu (untuk menjalani latihan) dan sekarang saya sehat serta saya bisa melakukan latihan di Melbourne selama satu minggu penuh dan hal baiknya adalah saya akan memiliki kesempatan untuk bermain pertandingan (Australian Open 2019),” sambungnya.

Bahkan, Nadal yakin bahwa dirinya akan mammpu menambah Grand Slam untuk ke-18 kalinya, setelah dirinya tidak bisa tampil maksimal di empat bulan belakangan ini setelah cedera yang dialamina di US Open 2018.

“Belakangan ini (pada setiap latihan), saya tidak merasakan sakit sama sekali. Akan tetapi, tentu pada awalnya akan ada rasa ketakutan, karena itu pertama kalinya, tapi (itu) perasaan yang sanagat positif,” tukas Nadal. (gie/fin/wsa)

Rekomendasi Berita