oleh

Teguk Miras, Tewas di Rumah Pacar

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU SELATAN – Diduga overdosis menenggak Minuman Keras (Miras), Suwandi (35) warga Desa Srimulyo Kecamatan STL Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas (Mura) tewas.

Ia ditemukan tewas di rumah pacarnya, Sri Haryani (40) warga Kelurahan Eka Marga, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Rabu (7/11) sekitar pukul 05.10 WIB.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar melalui Kapolsek Lubuklinggau Selatan, Iptu Afrinaldi menjelaskan, sebelum ditemukan meninggal dunia, almarhum bersama beberapa rekannya karaoke di lokalisasi Patok Besi.

“Awalnya Selasa sekitar pukul 21.30 WIB, almarhum Suwandi bersama Putra Bakti alias Jon (42), Samir, Edi, Pangat, Nyoto dan Juwita (32) hendak pergi karaoke ke Patok Besi di Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Lubuklinggau Utara I,” jelas Afrinaldi.

Karena itulah, Suwandi menjemput pacarnya, Sri Haryani di Kelurahan Eka Marga. Mengendarai sepeda motor membonceng Sri Haryani, keduanya pergi bersama enam temannya ke Patok Besi.

Di tempat karaoke, korban duduk satu meja dengan Sri Haryani, Jon dan Juwita. Sedangkan Samir, Edi, Pangat dan Nyoto berada di dalam ruangan karaoke.

Sekitar pukul 01.30 WIB, Samir, Edi, Pangat dan Nyoto yang berada di ruangan karaoke pulang. Sedangkan korban beserta yang lain masih melanjutkan karaoke.

“Sekitar pukul 03.00 WIB, almarhum Suwandi bersama rekan-rekannya pulang. Karena Suwandi merasa sakit kepala. Karena itu juga, ia tidak pulang ke Srimulyo, namun beristirahat sejenak di rumah Sri Haryani,” tambah Kapolsek.

Karena sudah terlarut malam, Jon pulang terlebih dahulu. Juwita masih berada di rumah Sri Haryani, ikut menunggu.

Sekitar pukul 05.10 WIB, Sri Haryani membangunkan korban yang sedang berbaring. Namun almarhum tidak kunjung bangun. Lalu Sri Haryani membangunkan Juwita.

“Karena panik, keduanya melaporkan ke Ketua RT 3 Kelurahan Eka Marga, Fendi. Ketua RT langsung mengecek kondisi almarhum. Karena diduga sudah meninggal, makanya dilaporkan ke Polsek,” tambah mantan Kanit Regiden Polres Mura ini.

Kemudian, mendapatkan informasi tersebut, petugas langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Almarhum langsung kami bawa ke RS Siti Aisyah Lubuklinggau untuk dilakukan visum. Hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya,” tambah Afrinaldi.

Namun berdasarkan keterangan saksi-saksi, dijelaskan Aprinaldi, disimpulkan meninggal akibat terlalu banyak mengonsumsi Miras, pada hal kondisi tubuh almarhum kurang sehat.

“Almarhum telah dibawa ke rumah duka di Desa Sri Mulyo,” tutup Afrinaldi.(cw1)

News Feed