oleh

Tega, Sarpawi Siram Bensin ke Tubuh Istri

LINGGAU POS ONLINE, NIBUNG – Kembali kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terjadi. Jika sebelumnya dialami Novia Heri Yani (20) diduga dianiaya suaminya Alen Sulaiman (23) sehingga tersangka diringkus di Mapolsek Megang Sakti, Jumat (19/1). Kini hal serupa dialami Yusri Susanti (50).

Wanita ini diduga dianiaya suaminya, Sarpawi (51) sama-sama warga Blok D, RT 14, Desa Mulya Jaya, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Raawas Utara (Muratara). Kejadiannya sekitar pukul 22.00 WIB, Minggu (21/1).

Akibat menganiaya istrinya membuat tersangka Sarpawi diringkus polisi dari Mapolsek Nibung di kediamannya Blok D, RT 14, Desa Mulya Jaya, satu jam setelah kejadian, atau sekitar pukul 23.00 WIB pada hari yang sama.

Bagaimana kronologis kejadiannya? Begini. Awalnya kasus KDRT saat Yusri mengajak Sarpawi memupuk sawit di kebun mereka Desa Mulya Jaya. Kemudian, Sarpawi berkata kepada Yusri, “Pergi La Dewek” dan dijawab oleh Yusri, “Kalau aku tidak ada suami bisa mupuk sendiri di kebun sawit. Selanjutnya dijawab Sarpawi,”Bin*t*ng Kau!” Lalu dijawab Yusri “Aku cukup sabar selama ini”. Kembali dijawab lagi oleh Sarpawi “Ya sudah terserah kau”.

Setelah Yusri pergi ke rumah tetangganya berinisial LG. Hingga akhirnya kembali lagi ke rumah, lalu Sarpawi marah dan langsung mencekik leher Yusri dan menampar wajahnya.

Tidak sampai di situ, diduga Sarpawi mencakar wajah Yusri sebelah kanan dan menyiramkan bensin ke tubuh Yusri. Setelah itu keluar dari kamar Sarpawi mengatakan dengan Yusri,”Sudahlah kalu aku bunuh kau tebuang bae”. Kemudian Sarpawi masuk ke kamar lagi langsung menginjak kaki kanan Yusri dengan kakinya, namun Yusri hanya diam.

Selanjutnya, Yusri melapor ke Mapolsek Nibung atas kejadian penganiayaan dialaminya dilakukan suaminya, Sarpawi.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Nibung, Iptu Amirudin Iskandar dikonfirmasi membenarkan kasus KDRT diduga dilakukan tersangka, Sarpawi kepada istrinya, Yusri.

“Tapi, tersangka Sarpawi sudah kami tahan di Polsek guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” kata Amirudin Iskandar, Senin (22/1).

Amirudin sapaannya menjelaskan, tersangka diringkus berdasarkan laporan polisi LP/B-04/I/2018/Sumsel/Mura/Sek Nibung tanggal 22 Januari 2018. Yakni korban datang ke Polsek melaporkan telah dianiaya suaminya.

Dari laporan itu, anggota melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap tersangka. Setelah diketahui informasi dari warga bahwa tersangka sedang berada di rumahnya. Anggota langsung menuju ke lokasi, kebetulan tersangka memang ada di rumah sedang duduk santai.

“Polisi langsung meringkus tersangka dan digelandang ke Polsek, tanpa melakukan perlawanan guna menjalani proses hukum atas perbuatannya,” tutup Kapolsek.(16)

Komentar

Rekomendasi Berita