oleh

Tarif Uji KIR Naik

MUSI RAWAS – Tarif Pelayanan Uji Kendaraan (Uji KIR) tahun 2019 naik. Kenaikan tersebut dikarenakan pengujian sudah menggunakan sistem digital. Hal itu dipastikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Musi Raws (Mura), Adi Winata saat ditemui di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu (9/1).

Kenaikan tarif uji KIR itu sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) No.9 Tahun 2018. Atas perubahan Perda No.14 Tahun 2011, tentang retribusi uji kendaraan bermotor. Karena saat ini uji KIR sudah menggunakan terkomputerisasi (sistem digital), di mana sebelumnya menggunakan alat sederhana. Tentunya akan menghasilkan uji akurat serta memerlukan biaya investasi.

Untuk tarif retribusi pengujian kendaraan bermotor tahun 2019 ini, yakni untuk jenis kendaraan bus kecil kapasitas 9-13 tempat duduk uji asap Rp6.000, uji emisi Rp7.000, uji rem Rp40.000, uji kincup Rp12.000, uji lampu Rp20. .000, uji suara dan kaca Rp5.000.

Sedangkan, bus sedang kapasitas 14-17 tempat duduk uji asap Rp7.000, uji emisi Rp8.000, uji rem Rp45.000, uji kincup Rp15.000, uji lampu Rp25.000, uji suara dan kaca Rp7.000, kemudian bus besar dengan 17 tempat duduk lebih yakni uji asap Rp8.000, uji emisi Rp10.000, uji rem Rp50.000, uji kincup Rp15.000, uji lampu Rp27.000, uji suara dan kaca Rp5500.

Selanjutnya, mobil penumpang umum atau outlet tarifnya uji asap Rp5500, uji emisi Rp6.000, uji rem Rp34.000, uji kincup Rp11.000, uji lampu Rp18.500, uji suara dan kaca Rp3.000. Kemudian, mobil barang kecil daya kurang dari 1.350 Kg uji asap Rp6.000, uji emisi Rp7.000, uji rem Rp40.000, uji kincup Rp12.000, uji lampu Rp20.000, uji suara dan kaca Rp5.000.

Kemudian, mobil barang daya angkut 1.350 Kg hingga 8.000 Kg uji asap Rp7.000, uji emisi Rp8.000, uji rem Rp45.000, uji kincup Rp15.000, uji lampu Rp25.000, uji suara dan kaca Rp7.000. Termasuk mobil barang besar daya angkut lebih dari 8.100 Kg yakni uji asap Rp8.000, uji emisi Rp10.000, uji rem Rp50.000, uji kincup Rp15.000, uji lampu Rp27.000, uji suara dan kaca Rp5.500.

Serta kereta gandeng dan kereta tempelan uji asap Rp5.000, uji emisi Rp6.000, uji rem Rp32.000, uji kincup Rp10.000 dan uji lampu Rp17.000.

Kesadaran masyarakat khususnya pengguna kendaraan yang melakukan uji KIR di Mura masih tinggi. Sebab, jika tidak melakukan uji KIR maka kesulitan bagi mereka apalagi kendaraan tidak hanya di dalam Mura saja melainkan ke luar daerah.

“Selama dalam pengujian tidak akan ada permainan, karena sistem pengujian digitalisasi,” kata Adi Winata.

Menurutnya, dengan adanya kenaikan ini maka kinerja anggota di 2019 juga ditingkatkan. Sehingga kenaikan ini tidak ada berpengaruh untuk tingkat partisipasi. (dlt)

 

Rekomendasi Berita