oleh

Targetkan Pencapaian 100 Persen

Menggenjot Penarikan PAD

Dengan sisa waktu yang ada, pemerintah berupaya menggenjot penarikan retribusi untuk target Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penarikannya dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Rejang Lebong.

Laporan Syamsul Ma’arif, Curup

Kabid Penagihan dan Pengelolaan Pajak Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Rejang Lebong, Hari Mulyawan menjelaskan pihaknya terus mengoptimalkan penarikan PAD. Ke sejumlah OPD yang belum memenuhi target PAD pada 2017 ini.

“Dengan waktu yang masih ada kita terus mengoptimalkan penarikan PAD agar target PAD tahun 2017 bisa optimal tercapai 100 %,” tutur Hari, Sabtu (25/11).

Menurut Hari, meski pada Oktober 2017 lalu target PAD belum 100 % dari sekitar Rp 81 miliar, pihaknya tatap berupaya melakukan penagihan.

“Hingga Oktober target PAD kita baru terealisasi sekitar 74,52 %, kita berupaya dengan siswa waktu yang ada target bisa tercapai,” ungkapnya.

Dipaparkan Hari, meski secara keseluruhan target PAD belum tercapai, namun ada beberapa sumber PAD yang sudah tercapai bahkan over target. Seperti retribusi jasa umum, jasa usaha dan retribusi perizinan.

“Dari sektor pajak over target dari target Rp 8,673 miliar sudah terealisasi Rp 10,962 miliar kemudian sektor retribusi pajak bawah tanah hampir mencapai 200 % dari target sekitar Rp 5 juta,” paparnya.

Ia menambahkan, ada beberapa sektor pajak yang saat ini sudah dicabut oleh pemerintah pusat seperti retribusi pajak air permukaan, perizinan tambang dan lainnya sehingga tidak bisa ditarik retribusinya. (*)

Komentar

Rekomendasi Berita