oleh

Targetkan Partisipasi Pemilih 90 Persen

LINGGAU POS ONLINE, KAYU ARA – KPU Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menargetkan tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel 2018 mencapai 85 persen hingga 90 persen.

Target KPU Sumsel ini lebih tinggi dari target partisipasi pemilih yang ditetapkan KPU RI, yakni 77,5 persen.

Demikian disampaikan Komisioner KPU Provinsi Sumsel Divisi Teknis, Liza Lizuarni kepada koran ini, di sela-sela acara Fun Bike Sosialisasi Pilkada serentak tingkat Provinsi Sumsel, di halaman Sekretariat KPU Kota Lubuklinggau, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Minggu(6/5).

“KPU Sumsel menargetkan partisipasi pemilih seluruh daerah yang ada di Sumsel, lebih tinggi dari target KPU RI, yakni 85 persen hingga 90 persen” kata Liza.

Begitu juga, untuk target partisipasi pemilih pemula, ditargetkan partisipasinya setinggi-tingginya. Untuk itu perlu pembenahan data pemilih, salah satunya pembenahan data pemilih potensial. Pembenahannya harus dilakukan secara luar biasa. Kita juga sosialisasikan mengenai aturan baru, yang harus membawa KTP-El atau Surat Keterangan (Suket), dari Disdukcapil,” jelasnya.

Menurut Liza, setiap kesempatan sosialisasi tentang Pilkada serentak, ia selalu menekankan agar masyarakat bisa menjadi pemilih yang cerdas.

“Artinya saat memilih, tidak hanya sekedar memilih. Namun memilih dengan tanggung jawab. Pilihlah pemimpin yang terbaik dengan menilai dan mempelajari rekam jejak para calon yang akan dipilih. Selamatkan Sumsel dan Kota Lubuklinggau, dengan memilih pemimpin yang tepat,” ingatnya.

Lantas, apakah Kota Lubuklinggau masuk dalam zona merah untuk penyelenggaraan Pilkada? Menurut Liza lagi, Kota Lubuklinggau termasuk daerah di Sumsel yang kondusif. Makanya Kota Lubuklinggau tidak masuk zona merah. Memang ada daerah yang masuk zona merah, yakni Kabupaten Empat Lawang. Itupun karena ada peristiwa konflik saat deklarasi pemilu damai.

“Kita berharap peristiwa itu sudah diselesaikan,” harapnya.(13)

Rekomendasi Berita