oleh

Target Hanya 67 Orang Diterima

700 Pelamar Interview Recruitment Hotel Dewindah

Hotel Dewindah yang baru dibangun 2016 lalu dan 90 % sudah hampir selesai. Saat ini ratusan Pencari Kerja (Pencaker) melamar di hotel tersebut, tepatnya di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Seperti apa antusiasnya?

Laporan Daulat, Watervang

MAKIN berkembang Kota Lubuklinggau, semakin banyak pula pembangunan yang dilakukan. Positifnya, terbuka luas lapangan pekerjaan di kota ‘Sebiduk Semare’ ini.

Salah satunya Hotel Dewindah yang baru dua bulan lalu membuka lowongan pekerjaan, baik lewat media atau pengumuman pekerjaan lainnya. Sampai saat ini lebih kurang sudah 700 orang melamar.

Hotel yang berdiri di lahan seluas 60×30 meter persegi itu , dibangun empat lantai. Di dalamnya terdapat 70 kamar tidur, satu ballroom, dan dua ruang meeting.

90 persen proses pembangunan selesai, tinggal proses lantai bawah dalamnya saja, seperti tempat parkir, WC, dan lainnya. Ditargetkan Agustus 2018 selesai.

Konsultan Owner Panitia Hotel Dewindah, Yosep mengatakan sekarang, manajemen Dewindah dengan proses meng-interview calon karyawan.

Dikatakan Yosep, hari ini (kemarin, red) sudah hari ketiga untuk proses interview.

“Hari ini kita terakhir untuk interview, pada Senin sampai Rabu nanti akan disaring lagi sampai panggilan ketiga kalinya, ” kata Yosep, Sabtu (23/6).

Yosep menambahkan, dari 700 orang Pencaker nantinya yang di terima sekitar sebanyak 67 orang. Mulai dari security, pelayanan hotel, tim servis, parkir area, admin, kasir, dan lainnya.

“Untuk jadwal interview-nya di mulai pada pukul 08.00-15.00 WIB. Pelamar berhadapan dengan tiga tim konsultan Kota Lubuklinggau sebagai peng-interview,” ucap Yosep.

Yosep menerangkan, untuk syarat melamar di Hotel Dewindah yaitu seperti lamaran pada tempat perusahaan umum lainnya. Mulai dari tingkat SMA, SMK, S1 sederajat.

“Ya, syaratnya umum, tetapi para pelamar ini kebanyakan dari Kota Lubuklinggau. Ada juga dari Kabupaten Mura, dan Muratara, tetapi sedikit sekitar 10 persen,” terang Yosep.

Seperti seorang pelamar Seri (23) warga Kelurahan Belalau, Kecamatan Lubuklinggau Utara II mengatakan, ia memang sangat suka berhadapan dengan orang, lebih orang baru yang berasal dari berbagai negara.

Bekerja di perhotelan memang impiannya, melihat passion terbesar dalam diri untuk bekerja di industri itu.

“Saya berharap memiliki panggilan untuk mengabdikan diri sekaligus bercita-cita menjadi professional hotelier, yang kelak bisa berkarier di tingkat dunia di industri yang sangat dinamis dan menantang ini,” harap Seri.

Seri mengakui, bekerja di hotel banyak pengalaman yang didapat. Seperti pengalaman berbeda, peluang promosi karier, bertemu dengan orang asing. (*)

Rekomendasi Berita