oleh

Tangkap Pelaku Kriminal, Dapat Bonus Rp 1 Juta

Delapan TO Desa Karang Anyar Tobat

LINGGAU POS ONLINE, RUPIT – Delapan warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara yang sempat jadi target operasi kini bertaubat. Oknum warga yang sebelumnya terlibat aksi kriminal tersebut, siap menyerahkan Senjata Api Rakitan (Senpira), dan barang bukti hasil curian ke pihak berwenang. Mereka juga mengaku siap mendukung upaya Pemerintah Daerah (Pemda) dan aparat keamanan untuk menciptakan kondusifitas wilayah Kabupaten Muratara.

Camat Rupit, Hj Gusti Rohmani menuturkan, pihaknya sangat berkeinginan mengubah image wilayah Desa Karang Anyar yang selama ini, terkenal rawan dan masuk dalam zona merah dalam aksi kriminalitas di wilayah Muratara. Upaya sosialisasi dan pendekatan terhadap warga, gencar dilakukan.

“Saya ingin berbuat baik, jangan sampai wilayah Desa Karang Anyar ini di diskriminasikan dan dikucilkan. Semua warga yang ada di sini di minta mendukung, jangan sampai wilayah kita ini dianggap rawan dan bahaya,” katanya, Rabu (13/12).

Dirinya menegaskan, seluruh warga disuruh membuat penyataan agar tidak melakukan aksi kriminalitas dan menyerahkan semua senjata ilegal yang mereka miliki.

Isi surat pernyataan tersebut diantaranya para target operasi berjanji tidak melakukan perbuatan kriminal, Curas, penodongan dan kembali kepangkuan NKRI, turut andil menjaga keamanan kondusifitas di Desa Karang Anyar, mencari pekerjaan halal dan berguna bangsa dan negara. Jika mengingkari perjanjian, saya siap diproses sesuai prosedur hukum dan UU yang berlaku dan siap menerima hukuman sosial dan dikucilkan dari Desa Karang Anyar.

“Kami sudah koordinasi dengan Kapolda Sumsel, mereka sangat merespon dengan pembinaan ini. Nanti semuanya didokumentasikan, buat surat pernyataan dan dilaporkan baik itu, ke Polsek, Polres Maupun Polda Sumsel,” imbuhnya.

Pihaknya berharap, setelah warga membuat penyataan untuk berubah, menyerahkan senjata ilegal, dan barang bukti. Mereka bisa kembali kehidupan sosial yang normal dan diberdayakan oleh pemerintah. Dan berharap, tidak ada lagi warga Desa Karang Anyar menjadi buronan polisi.

“Saya kasihan kalian semua masih muda dan mempunyai masa depan yang panjang. Setelah ini, kalian akan kami berdayakan dan tidak ada lagi image jelek lagi di masyarakat. Saya akan bantu kalian semua, untuk mencari solusi terbaik untuk kalian,” sebutnya.

Camat juga meminta, seluruh warga yang melakukan aksi kriminalitas tidak ada lagi di wilayah Muratara. Sehingga wilayah Desa Karang Anyar, menjadi lebih baik ke depan.

Sementara itu, Danramil Rupit, Kapten CZI Epih Sugiharto menegaskan, pihaknya melakukan upaya pendekatan untuk menuntaskan masalah sosial di masyarakat. Pihaknya juga berjanji akan berkoordinasi ke sejumlah pihak, seperti Polres Musi Rawas, maupun Polda Sumsel.

“Kita inginkan mereka ini tidak lagi melakukan aksi-aksi kriminalitas dan kembali ke hidupan sosial seperti masyarakat lainnya,” ucapnya.

Menurutnya, ini merupakan kesempatan emas yang diberikan kepada warga khususnya Desa Karang Anyar. Sehingga seluruh warga Desa Karang Anyar, yang pernah membuat kekhilafan agar tidak lagi mengulangi perbuatan yang melanggar hukum.

“Saya sudah menyampaikan ke Dandim untuk menyampaikan ke Kapolres. Agar tidak ada lagi penangkapan atau penembakan terhadap warga Karang Anyar, asal tidak melakukan tindakan kriminal lagi,” jelasnya.

Harapannya, warga yang sudah berubah ini, tidak lagi ada insiden sweeping, perang kampung, maupun, penindakan tegas terhadap warga kita.

“Sudahlah hentikan perbuatan melanggar hukum, kasihan orang tua, istri anak kita. Kita bisa berbuat baik dan rezeki itu bisa datang dari mana saja,” tutupnya.

Sementara itu, Rendi salah satu warga yang ikut menandatangani surat pernyataan tersebut, menuturkan. Pihaknya berharap, dengan upaya seperti ini masyarakat dapat berubah lebih baik lagi dan warga yang masuk dalam target operasi, bisa bertobat.

“Kami siap ikut mendukung, tapi kami minta solusi untuk lapangan pekerjaan. Karena masalah kriminalitas ini, tidak lepas dari masalah ekonomi,” timpalnya. Selanjutnya, sejumlah warga siap menyerahkan sejumlah senjata berupa Sajam, Senpira, maupun barang bukti kendaraan hasil Curas.

Danramil Muara Rupit, Camat Muara Rupit dan PJS Kades Desa Karang Anyar, juga menyiapkan bonus masing-masing Rp 1 juta, jika warga Desa Karang Anyar, ikut membantu menangkap pelaku kriminalitas lainnya di sepanjang wilayah Muratara. Dan menjanjikan, lapangan pekerjaan, serta mengajak warga untuk melaksanakan hajatan, sebagai upaya sukuran dan cuci kampung.(07)

Komentar

Rekomendasi Berita