oleh

Tanaman Banyak Rusak

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Sejumlah petani sedang menunggu tanamanya berbuah mengeluhkan cuaca ekstrem. Pasalnya, banyak tanaman rusak, terkena terjangan angin kencang terjadi beberapa hari terakhir.
“Banyak yang roboh kena angin kencang,” kata Heri (36) warga Desa Pal Batu Kecamatan Selupu Rejang, Jumat (1/12). Menurut Heri, banyak petani khususnya petani sayur beberapa hari terakhir tidak ke kebun lantaran cuaca yang tidak mendukung.

“Hujan dari pagi sampai malam, berhenti sebentar habis itu hujan lagi bercampur angin, jarang petani ke kebun dan memilih di rumah,” kata Heri.

Apalagi, tanaman yang ditanam di kebun banyak terkena angin kencang. Sehingga rusak.

“Paling banyak tanaman rusak jenis tomat, sebab tanaman tomat menjulur ke atas dan diberi tiang untuk tempat merambat sehingga gampang terkena tiupan angin,”paparnya.

Selain tomat, banyak tanaman roboh terkena angin kencang jenis cabai. “Kalau sudah roboh kalaupun masih bisa berkembang tapi tidak normal lagi mas, ada juga yang kena angin kencang batangnya tercabut,” katanya.

Senada disampaikan Widi (54) warga Desa Sumber Urip. Menurutnya, memang tanaman yang banyak roboh karena kencangnya terjangan angin jenis tomat.

“Tomatkan batangnya menjalar ke atas sehingga cepat kena tiupan angin, apalagi akarnya juga rapuh dan mudah tercabut,”akunya.

Widi mengaku, selain tomat, banyak juga tanaman cabai yang baru tumbuh roboh terkena tiupan angin.

“Kalau sudah roboh susah mas normal, apalagi kondisi anginnya sudah beberapa hari ini terus bertiup,” tambahnya.

Ia menyebutkan jika musim penghujan selain banyak tanaman roboh, jenis tanaman lain yang tidak terkena dampak langsung hujan dan angin kencang berpotensi terserang penyakit.

“Kalau musim hujan angin banyak penyakit, sebab tanaman menjadi lembab tidak terkena sinar matahari,” tambahnya. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita