oleh

Tanah Dijual Oknum, Keluarga Syamsiah Pasang Plang

LINGGAUPOS.CO.ID- Lantaran tanah seluas 1 hektar di Dusun V (Air Merah) Desa Madang Kecamatan Sumberharta, Kabupaten Musi Rawas (Mura) dijual oleh oknum tak bertanggung jawab, Minggu (6/6/2021). Keluarga besar Syamsiah Dusun I Desa Madang, memasang plang pemberitahuan tanah.

Pemasangan plang diatas lahan persawahan dan kebun sawit ini bertuliskan, “Tanah ini dalam pengawasan pengacara/advokat. Mustika Yanto, SH dan rekan. Dilarang melakukan aktivitas apapun diatas ini, (Pasal 551, Pasal 385 KHUP).

Pora salah seorang anak kandung Syamsiah mengatakan, pihaknya sudah
berupaya melakukan mediasi dengan pihak penjual maupun penggarap
lahan tersebut. Namun, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Madang, selalu gagal dalam upaya melakukan mediasi.

“Untuk ketiga kalinya ini, kami memasang plang diatas diatas tanah ini. Semoga ada jalan kebenaran, diatas tanah seluas 1 hektar ini yang terbagi
menjadi kebun sawah dan kebun sawit,” sampainya.

Dikatakan ia, untuk sawah saat ini digarap oleh Zaini, dimana Zaini membeli dari Suyut, sedangkan untuk kebun sawit dikelola oleh Mahmud, dimana Mahmud sudah tangan ke empat yang mengaku tanah tersebut.

Ironisnya tambah Pora, oknum yang menjual tanah tersebut bukanlah
pemilik lahan yang sah, lalu secara administrasi surat yang dikantongi oknum tersebut hanya surat ganti rugi usaha atas nama Sukiri. “Ini lahan orangtua kami Syamsia, Suyut itu tidak memiliki hubungan kekeluargaan sama sekali dengan kami,” sampai Pora.

Lanjut ia, pemasangan plang ini, pihaknya sudah memberitahukan kepada Pemerintah Desa Madang.

“Kami juga sudah menghubungi Kadus V Eko yang mempunyai wilayah,
begitu juga dengan Kadus IV Habib. Mereka juga sudah melaporkan hal ini
kepada Kades kami. Tadi (kemarin red) kami juga sudah mendatangi rumah
Pak Kades, namun dia tidak ada dirumah. Sesuai memasang plang, kami
juga memberikan informasi ini ke Pak Babinsa desa kami,” jelasnya.

Ia menegaskan, pihaknya mengantongi Surat Pengakuan Hak (SPH) yang
diterbitkan tahun 2001 ditandatangani oleh Camat STL Ulu Terawas
Samsual Bakrie, Kades Madang H Jauhari dan yang mengukur Asnawi.

“Kami meminta agar pihak yang menjual maupun yang menggarap tanah
kami ini bisa kooperatif dan bisa berkomunikasi, ayo cari jalan terbaik
untuk permasalahan ini. Sehingga tidak berlarut-larut dan dapat segera
terselesaikan,” ungkapnya.(*)

Rekomendasi Berita