oleh

Tampilkan Tari Jaranan

Anak PAUD Assyidiqiyah Ikut Meriahkan HAN

Anak-anak PAUD Assyidiqiyah ikut memeriahkan peringatan Hari Anak Nasional (HAN), Gedung Kesenian Lubuklinggau, Selasa (4/9). Mereka tampil penuh percaya diri menari Jaranan.

Laporan Qori Musdhalifah, Muara Enim

TAK mudah mendidik anak-anak percaya diri. Namun, guru PAUD Assyidiqiyah berhasil melakukannya. Terbukti, anak-anak yang membawakan tarianJaranan dengan diiringi lagu Jaran Kepang sangat kompak ketika tampil.

Kepala PAUD Assyidiqiyah Desti Joko mengungkapkan dengan TarianJaranan asal dari Jawa inilah, 2017 lalu anak didiknya berhasil meraih Juara Tari se-Kota Lubuklinggau.

“Alhamdulillah berkat meraih juara, kita dipercayakan untuk tampil pada event peringatan HAN se-Kota Lubuklinggau ini dan disaksikan Walikota. Terima kasih kepada panitia yang telah mempercayakan kita untuk tampil,” ungkapnya.

Dan tingkah lucu anak-anak laki-laki di atas panggung dengan tarian Jaranan ini pun tepuk tangan gemuruh oleh semua tamu undangan yang hadir.

Desti juga menjelaskan Jaranan atau kuda lumping atau Jaranan Kepang adalah tarian tradisional Jawa yaitu menampilkan sekelompok prajurit tengah menunggang kuda.

Tarian ini menggunakan kuda yang terbuat dari bambu yang dianyam dan dipotong menyerupai bentuk kuda. Anyaman kuda ini dihias dengan cat dan kain beraneka warna. Tarian kuda lumping biasanya hanya menampilkan adegan prajurit berkuda.

“Saya berharap, dengan tampilan ini, anak-anak PAUD Assyidiqiyah akan lebih semangat lagi dan lebih termotivasi untuk mengasah minat, bakat dan prestasinya,”harapnya. (*)

Rekomendasi Berita