oleh

Tambang Batu Bara di China Runtuh, 21 Pekerja Tewas

CHINA – Sebanyak 87 orang pekerja tambang di provinsi Shaanxi – China utara, mengalami kecelakaan pada Sabtu sore (12/1). 19 penambang dinyatakan meninggal, dan dua penambang yang masih terjebak ditemukan tewas pada Minggu pagi. Sementara 66 penambang lainnya dievakuasi dengan aman dari tambang.

“Penyebab kecelakaan tambang tersebut, yang dijalankan oleh Baiji Mining dan sampai saat ini sedang diselidiki,” tulis kantor berita resmi Xinhua.

Menurut laporannya, kecelakaan pertambangan yang mematikan sering terjadi di China. Di mana, industri ini memiliki catatan keselamatan yang buruk, meskipun ada upaya untuk memperbaiki kondisi produksi batubara dan menindak tambang ilegal.Pada Desember tahun lalu, tujuh penambang tewas dan tiga lainnya cedera dalam kecelakaan di tambang batu bara di barat daya negara tersebut.

Pada bulan Oktober, 21 penambang meninggal di provinsi Shandong timur setelah tekanan di dalam tambang menyebabkan batu pecah dan pecah, menghalangi terowongan dan menjebak pekerja. Hanya satu penambang yang diselamatkan hidup-hidup.

Menurut Administrasi Keselamatan Tambang Batubara Nasional China, pemerintah setempat mencatat terjadi 375 kematian terkait penambangan pada tahun 2017, turun 28,7% YoY.

“Meskipun ada perbaikan, situasi produksi keselamatan tambang batubara masih suram”, kata biro itu dalam sebuah pernyataan menyusul konferensi keselamatan tambang batubara Januari lalu. (der/fin)

Rekomendasi Berita