oleh

Taman Kendaraan PKB Berkurang

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Taman kendaraan Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB), atau kendaraan wajib uji KIR dipastikan akan berkurang. Data hingga 2016 ada 8.700 unit kendaraan wajib KIR, namun hingga September 2018 baru ada 2.426 unit kendaraan yang sudah uji KIR.

Mengacu pada Peraturan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK 1472/aj.402/DRJD/2017, pemerintah daerah diminta untuk melakukan pendataan ulang taman kendaraan. Setiap daerah diberi waktu dua tahun, itu artinya hingga 2019 mendatang.

Jika pada akhir Desember 2019 masih ada kendaraan yang belum uji KIR, maka akan dihapuskan dalam daftar taman kendaraan. Ada beberapa penyebab kendaraan tidak uji KIR, seperti hilang tapi tidak melapor, rusak, dan memang sengaja tidak mau uji KIR.

2017 ada 1.186 unit pick up yang uji KIR, truk 840 unit, tangki 23 unit, bus 41 unit, 8 unit mobil penumpang. Dengan daftar wajib uji pick up 3.580 unit, truk 2.397 unit, tangki 47 unit, bus 13 unit.

“Saya yakin hingga akhir 2019 paling hanya 3.000 unit,” kata Kepala Dishub Kota Lubuklinggau, Abu Ja’at didampingi Kasi Manajemen Keselamatan, Sabar Siregar.

Ditambahkan Sabar Siregar, bagi kendaraan yang terlambat uji KIR maka akan dikenakan denda 2 % dari tarif retribusi. Ini mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Lubuklinggau No. 11 Tahun 2011 tentang Retribusi Daerah.

Dalam waktu dekat Dishub Kota Lubuklinggau bekerjasama dengan Polres Lubuklinggau akan melakukan razia gabungan, hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pemilik kendaraan untuk uji KIR.

“Yang banyak belum uji KIR justru angkutan penumpang atau angkot,” tambah Sabar Siregar.

Sekda Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani meminta Dishub Kota Lubuklinggau lebih gencar lakukan jemput bola. Salah satunya gencar lakukan sosialisasi, minimal di terminal.

“Kalau sudah tahu angkot belum banyak Kir, mereka (sopir angkot, red) mangkalnya di terminal sosialisasi di terminal biar mereka tahu pentingnya uji KIR,” pesan Rahman Sani. (nia)

Rekomendasi Berita