oleh

Taman Bunga Celosia Jadi Perhatian Pengunjung

MUSI RAWAS – Taman bunga Celosia yang telah viral melalui Media Sosial (Medsos) di Desa J Ngadirejo Kecamatan Tugumulyo ini membuat Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan untuk berkunjung langsung ke taman tersebut, Rabu (9/1).

Kabupaten Mura terus menjadi perhatian Nasional, taman bunga Celosia yang didesain seperti taman Bunga di Negeri ‘Kincir Angin’ menjadi salah satu daya tarik wisatawan baik lokal, regional maupun nasional.

Bupati Mura, Hendra Gunawan mengatakan sangat bangga dengan kreativitas dan inovasi yang diciptakan oleh masyarakat. Seperti pemanfaatan lahan untuk dijadikan taman Celosia dan bunga Matahari, yang menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Mura.

Munculnya taman bunga ini, membuktikan masyarakat di Kabupaten Mura mampu berinovasi dan berpikir lebih maju dengan membaca peluang dan potensi yang ada. Lahan persawahan yang awalnya hanya ditanami padi, kini menjadi kebun bunga layaknya taman bunga yang ada di Belanda.

Selain menikmati indahnya hamparan taman bunga Celosia, Hendra Gunawan juga menyempatkan untuk berfoto di spot-spot yang telah disediakan oleh pemilik taman bunga. Tidak hanya itu, Hendra Gunawan juga tampak begitu akrab dan ramah kepada masyarakat dan pengunjung yang datang dengan mengajak foto bersama.

Selanjutnya, Hendra Gunawan juga mencoba menerbangkan pesawat pengusir burung rakitan oleh warga Kecamatan Sumber Harta yang berhasil menjuarai teknologi tepat guna tingkat nasional. Penerbangan pesawat pengusir burung itu, menjadi perhatian para pengunjung yang hadir, sehingga membuat suasana di taman bunga Celosia layaknya perlombaan Aeromodelling.

“Munculnya taman bunga ini, salah satu bukti di mana di tengah terpuruknya perekonomian masyarakat yang banyak menggantungkan hidup di sektor pertanian,” kata Hendra Gunawan.

Dengan inovasi ini, tentunya mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Bayangkan, dalam satu musim ini setidaknya sudah ada 4 ribu pengunjung yang datang jika dikalikan Rp10 ribu sekali masuk sudah berapa untungnya.

“Intinya memang masyarakat kita ke depan sudah siap untuk bersaing. Apalagi Desa J Ngadirejo ini tahun 2016 lalu, memang Desa terbaik nasional,” ucapnya.

Menurutnya, kedepan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk menjadikan Inovasi yang telah diciptakan di ‘Bumi Lan Serasan Sekantenan’ ini. Agar dapat di jadikan salah satu mata pelajaran ekstrakulikuler, sehingga dapat menciptakan Habibi lainnya di daerah ini.

Diketahui, kunjungan itu dihadiri Kepala Diskominfo Mura M Rozak, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Mura Mefta Joni, Kabag Humas Mura Dicky Zulkarnain, Camat Tugumulyo Imam Musadar, Camat Sumberharta Sutarmin, Kades Ngadirejo Edi Suhendro dan para penjabat di lingkungan Pemkab Mura. (rls/dlt)

Rekomendasi Berita