oleh

Tak Lolos Skrining, Tiga Wartawan Batal Divaksin

LINGGAUPOS.CO.ID – Antisipasi terpapar covid-19, puluhan awak media di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati divaksin.

Terdata 17 wartawan yang divaksinasi dan tiga orang batal divaksin, karena tidak lolos skirining. Vaksinasi dilaksanakan Selasa (16/3/2021) di RSUD Empat Lawang.

Ketua PWI Empat Lawang, Beni Syafrin, mengatakan, keikutsertaan para jurnalis di Empat Lawang merupakan bentuk dukungan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kami dukung vaksinasi ini, kami juga mengucapakan terima kasih nanyak kepada pemerintah dalam hal ini pihak RSUD, karena telah peduli terhadap kesehatan para wartawan yang bertugas di Kabupaten Empat Lawang,” ungkap Beni.

Ia menambahkan, untuk tahap ini jumlah wartawan yang ikut vaksin sebanyak 17 orang, 3 orang ditunda karna kesehatan, sisanya belum divaksin ada yang terlambat datang dan ada yang sedang dinas luar kota.

“Sudah dikonfirmasi, Senin (22/3/2021), sejumlah wartawan yang belum divaksin hari ini, akan melakukan vaksin kembali,” ujarnya.

Terakhir Beni meminta, agar sekiranya, kepada wartawan yang sudah di vaksin akan tetap terus untuk mematuhi protokol kesehatan(Prokes), yang telah ditentukan.

“Meskipun telah disuntik vaksin tetap harus patuhi protokol kesehatan dengan cara memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan,” jelasnya

Disamping itu juga, mengajak kepada seluruh masyarakat untuk melakukan vaksinasi, jika jadwal vaksinasi sudah masuk nanti.

“Saya juga mengajak ke masyarakat untuk vaksin. Jika nanti sudah giliran vaksinasi tiba hal itu guna memutus terpaparnya dari covid-19,” ajak Beni

Terpisah Direktur RSUD Empat Lawang, dr Devy Adrianti, mengatakan, wartawan termasuk kelompok yang rentan terpapar Covid-19 karena tugasnya yang harus bertemu dengan banyak orang. Oleh karena itu, untuk memutus rantai penularan Covid-19 wartawan harus disuntik vaksin.

“Mengingat profesi Jurnalistik lebih sering kelapangan dan lebih rentan terpapar Covid-19, maka alangkah baiknya untuk di vaksin. Selain untuk ikut memutus mata rantai penyebaran covid-19, juga berguna untuk kesehatan secara pribadi,” ujarnya. (*)

Rekomendasi Berita