oleh

Tak Lengkapi Berkas, Gugur

LUBUKLINGGAU – Semua CPNS Kota Lubuklinggau yang dinyatakan lulus sudah melakukan pemberkasan. Saat ini, Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Lubuklinggau menunggu petunjuk dan teknis Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) RI kapan CPNSD tersebut mulai bekerja.

“Semua berkas kita input dan sampaikan Kemenpan-RI, selanjutnya tunggu instruksi lanjutan,” kata H Ikhsan Roni, Kepala BKPSDM Kota Lubuklinggau, Senin (14/1).

Ditambahkan Ikhsan Roni, di Kota Lubuklinggau 31 Desember 2018 diumumkan peserta CPNS yang lulus. Lalu 2-14 Januari 2018 pemberkasan, jadwal pemberkasan masing-masing kabupaten/kota berbeda, bahkan ada kabupaten sudah melakukan pemberkasan fisik sebelum dilakukan tes.

Ikhsan Roni menegaskan mayoritas peserta CPNSD 2018 yang lulus warga asli Kota Lubuklinggau, dengan bukti identitas atau KTP-El.

“Kita tidak perlu khawatir lagi mereka mengajukan pindah, karena sebagian besar memang warga Lubuklinggau,” ungkap Ikhsan Roni.

Terkait wacana perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Ikhsan Roni mengaku Pemkot Lubuklinggau belum menerima Juknis. Ia tidak mau terlalu menanggapi berita di media sosial.

“Belum bisa bilang ada atau tidak masih tunggu instruksi Menpan-RB,” tegasnya.

Sementara Kepala BKPSDM Kabupaten Mura, Rudi Irawan melalui Kabid Pengangkatan dan Pemberhentian Pegawai, Wiwik Widianingsih mengatakan mengenai kelanjutan CPNS saat ini masih proses pemberkasan. 184 CPNS yang lulus, baru 112 orang yang sudah melakukan pemberkasan.

Peserta diminta melengkapi berkas-berkas yang dibutuhkan. Misalnya, surat keterangan sehat dari rumah sakit, AK1, SKCK dan sebagainya. Dan pihaknya membatasi pemberkasan CPNS hingga 18 Januari 2019 nanti.

“Kita targetkan 18 Januari ini semua pemberkasan CPNS sudah selesai,” kata Wiwik Widianingsih.

Menurutnya, setelah proses pemberkasan CPNS ini selesai pihaknya baru mengajukan kembali ke BKN untuk melakukan penerbitan NIP (Nomor Induk Pegawai) PNS.

“Sampai saat ini belum ada kendala yang kita temukan, semoga sampai akhir nanti semuanya berjalan lancar,” harap wanita rama ini.

Lantas bagaimana dengan di Muratara?

Pemberkasan CPNS Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang telah dinyatakan lulus CAT dan SKB sudah mencapai 95 persen.

Sekretaris BKPSDM Kabupaten Maratara, Syafrudin Zuhri mengatakan, pemberkasan sudah berlangsung sejak 11 – 15 Januari 2019.

“Sampai saat ini belum ada kendala dalam pemberkasan semuanya berjalan lancar, berjalan dengan semestinya,” jelasnya.

Sampai 15 Januari 2019 terakhir peserta CPNS belum melengkapi pemberkasan maka secara langsung tidak ikut pelantikan alias gugur.

Ia menambahkan pelantikan sendiri belum diketahui. Karena setelah pemberkasan pihaknya akan mengusulkan ke BKN untuk mengusulkan NIP.

“Jika tidak ada halangan, maka yang akan mengikuti pelantikan sebanyak 361 dari jumlah yang diformasikan 379 orang. Formasi yang kosong itu dokter spesialis,” imbuhnya. (nia/dlt/cw3)

Rekomendasi Berita