oleh

Tagana Bersihkan Sampah di Aliran Sungai

Rutinitas Mengantisipasi Banjir

Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) melakukan pembersihan aliran Sungai Rupit–Rawas. Khususnya wilayah Kelurahan Muara Rupit dan Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit.

Laporan Aspin Dodi, Rupit

SALAH satu program dan kegiatan Tagana yang berada di bawah naungan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Muratara, yakni menjaga kebersihan lingkungan.

Terlebih, kini memasuki musim hujan yang bisa berdampak terjadinya banjir di beberapa desa dan kecamatan. Tidak luput di Kelurahan Muara Rupit dan beberapa desa lainnya di Kecamatan Rupit.

Kadinsos Kabupaten Muratara, H Zainal Arifin Daud mengungkapkan penurunan anggota tim Tagana untuk melakukan pembersihan di aliran Sungai Rupit Rawas. Khususnya di beberapa titik yang terdapat sampah atau ranting pohon yang hanyut dari hulu sungai.

“Ini kegiatan rutin adik-adik Tagana dalam menjaga kebersihan lingkungan khususnya aliran sungai. Maklum saja di tiang jembatan Rupit lama biasa banyak material kayu, bambu dan sampah yang tersangkut di tiang jembatan dan pelabuhan,” ucapnya beberapa waktu lalu saat pelaksanaan pembersihan.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari kemanusiaan, untuk membangun sifat sosial para anggota Tagana Muratara dengan menjaga lingkungan di daerah yang berjuluk Bumi Berselang Serundingan ini.

Ketika proses pembersihan, arus Sungai Rawas maupun Rupit memang deras, karena debit air sedang meningkat. Oleh karena itu, keselamatan anggota Tagana juga sangat diperhatikan.

Dalam melaksanakan kegiatan bersih-bersih sungai tersebut, Dinsos Muratara menggunakan sejumlah peralatan selam, satu kapal karet, satu kapal tongkang dan satu kapal speedbot.

Sebelumnya juga Dinsos Kabupaten Muratara telah mengukuhkan Kampung Siaga Bencana (KSB) di dua desa, yakni Desa Rantau Kadam Kecamatan Karang Dapo dan Desa Mandi Angin Kecamatan Rawas Ilir.

Pengukuhan dua KSB ini langsung dilakukan oleh Duta Tagana Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H Devi Suhartoni dilanjutkan dengan pembersihan sungai.

“Alhamdulillah, Duta Tagana Sumsel, Bapak H Devi Suhartoni kukuhkan KSB di dua desa, semoga program ini berlanjut,” terangnya.

Lebih lanjut, Zanal Arifin Daud mengajak seluruh masyarakat peduli dengan lingkungan, khususnya sungai.

“Kita harus peduli dengan lingkungan terkhusus sungai, karena dengan demikian kita telah berupaya untuk mencegah banjir dan kerusakan ekosistem dan biota sungai,” ajak dia.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muratara, H Abdullah Maktjik mengapresiasi positif kinerja Tanaga yang berada di bawah naungan Dinsos Kabupaten Muratara.

“Selain bisa menjadi contoh langsung, kita harap kegiatan tersebut mengajak warga dengan bersama-sama melakukan kegiatan bersih-bersih. Baik di sungai maupun di lingkungan permukiman warga,” himbaunya.

Warga Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Hamzah (65) menyambut baik akan yang dilakukan oleh tim Tagana dalam menjaga kelestarian lingkungan. Khususnya aliran Sungai Rupit-Rawas.

“Kalau musim hujan pasti banyak kayu, bambu, sampah yang nyangkut di tiang jembatan dan jugo pelabuhan, kalu dak dibersihkan pacak numpuk dan biso jadi merusak jembatan, “sebutnya.(*)

Komentar

Rekomendasi Berita