oleh

Syarif-Surian Target Menang Telak, Survei Selalu Unggul, Dukungan Parpol Mendominasi

LINGGAUPOS.CO.ID  – Pada perhelatan Pilkada Muratara 2020, pasangan calon (paslon) nomor urut tiga, Syarif-Surian bakal menang tiga kali lipat dari jumlah kemenanangan Pilkada 2015. Demikian dikatakan Ketua Tim Keluarga paslon Syarif-Surian, Aprizal dalam kegiatan kampanye dialogis di Kelurahan Karang Dapo, Kamis (19/11/2020)

Menurut Aprizal, target kemenangan itu sangat berdasar dan bukan takabur. Mengingat kondisi saat ini, arus dukungan dari masyarakat terus meningkat. Antusiasme masyarakat Itu sesuai hasil survei parpol,  survei lembaga independen dan pemetaan lapangan.

“Setiap survei Parpol pak Syarif-Surian selalu unggul diatas jauh meninggalkan lawan-lawan yang lain. Kita didukung banyak Parpol, 70 persen perwakilan rakyat di DPRD Muratara dan didukung penuh masyarakat di Muratara,” ungkap Aprizal.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Karang Dapo, Musbah A Kadir mengungkapkan bahwa engan memenangkan H Syarif dan Surian Sofyan, masyatakat otomatis sudah andil ikut membangun Muratara.

“Kalau pak Syarif bangun masjid, mushola dan jalan berarti kita ada andil dalam pembangunan itu. Kito ado percikan pahalo. Keberhasilan daerah tergantung kepala daerahnya,” ujar Musbah.

Menurut dia,  HM Syarif sukses meletakkan pondasi pembangunan Muratara. Buktinya sudah ada jalan jembatan, listrik 100 persen dan pembangunan puskesmas. Berikutnya akan dilalokasikan bantuan bagi pelajar SD-SMP 500 ribu/tahun.

“Kalau ada tiga anak dalam satu rumah, berarti dapat bantuan Rp1,5 juta/bulan, untuk lansia juga dikasih Rp500 ribu/tahun. Ini rasional sesuai anggaran daerah kita,” ucapnya.

Sementara itu, HM Syarif Hidayat mengungkapkan, dulu saat hendak ke Bingin Teluk melintas di Karang Dapo, jalannya sempit dan mesti bergantian dengan mobil lain agar bisa lewat. Dia sempat berjanji jalan di Karang Dapo harus disebarkan dan saat ini sudah terlaksana.

HM Syarif juga menambahkan, jika dulu Puskesmas di Kelurahan Karang Dapo selalu tenggelam saat banjir tahunan. Masyarakat harus naik sekoci untuk berobat dan mendapatkan perawatan medis. Namun dia sudah memberikan solusi untuk membangun Puskesmas yang baru yang aman dan nyaman.

“itu juga sudah terlaksana, jadi apa yang akan kita lakukan kalau jadi nanti. Satu alasan kenapa saya mencalonkan lagi. Saya tidak mau ratusan anak santri yang sekolah Tahfiz Quran itu terhenti,” tambah Syarif.

Masih kata Syarif,  jabatan Bupati itu hanya sementara, hanya lima tahun atau 10 tahun kalau terpilih di periode kedua. Tapi Syarif menginginkan ribuan pelajar asal Muratara menjadi tahfiz quran.

“Sehingga ke depan yang jadi bupati hafal Quran, jadi camat, kepala desa, DPRD semua tahfiz quran. Saya ingin targetkan 2000 santri tahfiz quran di Muratara. Saya berharap ada amal, manfaat dan keberkahan yang dirasakan masyarakat.(*)

Rekomendasi Berita