oleh

Susun Kepengurusan LPTQ, Tim Formatur Gelar Rapat

LUBUKLINGGAU – Guna menyusun kepengurusan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Lubuklinggau, tim Formatur menggelar rapat di ruang kerja Kabag Kesra Setda Kota Lubuklinggau, Rabu (19/12). Rapat dimulai pukul 08.15 WIB, dipimpin Ketua Tim Formatur Drs H Harnan Hasran yang mewakili Pemerintah Kota (Pemkot).

Harnan atas nama Pemkot menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pengurus periode 2015-2018. Dia menyadari bahwa keterbatasan dana sebagai support dari kegiatan sangatlah minim sehingga berpengaruh terhadap pembinaan dan prestasi.

“Para pengurus sudah melaksanakan tugasnya dengan baik terutama dalam kegiatan MTQ/STQ, baik di tingkat kota maupun tingkat provinsi. Dalam hal kepengurusan ke depan kami setuju dikurangi jumlahnya, sehingga walaupun sedikit namun solid dan dapat bekerja dalam pengembangan Tilawatil Qur’an,” jelas pria yang pernah berkarier sebagai Kepala KUA di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) ini.

Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Kota Lubuklinggau, Drs H Azhari Rahardi MSi yang diwakili Penyusun Bahan Siaran dan Pemberitaan Amrullah menyampaikan sependapat dengan apa yang disampaikan Kabag Kesra bahwa kepengurusan tidak perlu terlalu banyak, namun yang terpenting dapat berkontribusi sesuai dengan tugas dan fungsi yang diemban.

“Atas nama Kepala Kantor menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir secara langsung, namun menitipkan pesan bahwa apa yang diputuskan peserta rapat beliau mengikuti dan menyetujui,” jelas alumni Pascasarjana STIE Musi Rawa Lubuklinggau tahun 2017 sembari menyebutkan pimpinannya sedang melaksanakan tugas kedinasan di Palembang.

Sebelumnya Ketua LPTQ Kota Lubuklinggau Periode 2015-2018 juga menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat berbuat banyak. Pria yang pernah menjabat Kabag Kesra Setda Kota Lubuklinggau ini menyebutkan bahwa lemahnya SDM dan kekurang hobian pengurus menjadi faktor belum maksimalnya kerja kepengurusan.

“Kami mengusulkan untuk kepengurusan mendatang agar ditetapkan selama lima tahun sehingga lebih panjang waktunya dalam menyusun program kerja. Karena dalam AD/ART tidak disebutkan masa kepengurusan apakah tiga atau lima tahun,” tutur Gusti yang sudah berpengalaman menjadi Dewan Hakim MTQ Tingkat Provinsi.

Tim formatur terdiri dari perwakilan Pemerintah Kota yakni Kabag Kesra Drs H Harnan Hasran MSi dan Kasubbag Keagamaan H Fahmi Zuhriansyah SH, Kantor Kementerian Agama diwakili Penyusun Bahan Siaran Amrullah SAg MM, Dewan Penasihat H M Rizali Wazier SPdI, Dewan Hakim H Imam Nawawi, dan unsur LPTQ H A Gusti Yusuf dan H Hasbi Mustofa.

Hasil rapat memutuskan bahwa susunan kepengurusan akan diajukan ke Walikota Lubuklinggau. Adapun kepengurusan periode 2018-20123 yang akan diisi yakni Pelindung, Penasihat, Ketua Umum, Ketua Harian, Ketua I, Ketua II, Sekretaris, Wakil Sekretaris, dan Bendahara, kemudian Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan, Bidang MTQ dan STQ, dan Bidang Perhakiman. (rls)

Rekomendasi Berita