oleh

Susanto Adjis : Rekomendasi PDIP Final

Kader Harus Patuh

LINGGAU POS ONLINE, WATERVANG – Wakil Ketua Bidang Kaderisasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Susanto Adjis menegaskan surat keputusan (SK) rekomendasi DPP PDIP untuk H Rustam Effendi dan Riezky Aprilia sebagai calon walikota dan wakil walikota di Pilkada Kota Lubuklinggau 2018 sudah final.

“Dengan keluarnya rekomendasi tersebut tentu ada komitmen yang dibangun antara PDIP dan kandidat yang diusung. Rekomendasi tersebut menjadi tangungjawab kader di setiap jenjang kepengurusan partai mulai dari anak ranting, ranting Pengurus Anak Cabang (PAC), DPC, DPD bahkan hingga DPP untuk secara maksimal berjuang untuk memenangkannya,” kata mantan Anggota DPRD Sumsel.

Menurutnya rekomendasi tersebut tidak serta merta diterbitkan oleh DPP PDIP, tapi sudah melalui tahapan sesuai dengan mekanisme yang berlaku di PDIP. Prosesnya dimulai dari pembukaan pendaftaran bakal calon walikota dan wakil walikota oleh panitia penjaringan bakal calon walikota dan wakil walikota DPC PDIP Kota Lubuklinggau.

Selanjutnya pendaftaran calon, fit and proper test dan survei. Keputusan tersebut ditetapkan oleh DPP dimulai dari proses tersebut. Setiap kandidat yang mendaftar, itu prosesnya sama. Sebelum ditetapkan sudah ada kajian yang mendalam tidak hanya dilihat dari satu sisi.

“Proses ini sangat transparan, baik DPC PDIP Kota Lubuklinggau maupun DPD PDIP Sumsel sebatas mengusulkan,” katanya kepada Linggau Pos melalui sambungan telepon Jumat (3/11).

Susanto Adjis mengakui bahwa Riezky Aprilia merupakan kader PDIP walaupun karena menjabat Wakil Ketua Bidang Kaderisasi Banteng Muda Indonesia (BMI) Sumsel, walaupun latar belakang keluarga Riezky Aprilia merupakan cucu dari H Zamzami Achmad ‘dedengkotnya’ Partai Golkar. BMI merupakan organisasi sayap partai, sehingga secara otomatis menjadi kader PDIP.

Menurutnya kader partai tidak dapat diwariskan.

“Tidak serta, seorang pengurus ataupun perintis partai tertentu akan diikuti oleh keturunannya. Menurut saya Riezky adalah kader PDIP. Mengenai latar belakang keluarga yang dari partai lain itu bukan persoalan. Secara sadar Riezky memiliki KTA (Kartu Tanda Anggota) PDIP,” tegasnya.

Terpisah, Ketua DPC PDIP Kota Lubuklinggau, Suyitno mengatakan dengan telah keluarnya rekomendasi DPP PDIP tersebut artinya sudah jelas siapa yang diusung PDIP.

“Dari jauh-jauh hari selalu saya sampaikan bahwasannya PDIP tetap konsisten siapapun yang dapat rekomendasi, kader wajib untuk memenangkan,” katanya.

Langkah selanjutnya, menurut Suyitno, rekomendasi tersebut mulai disosialisasikan secara total.

“Dalam waktu dekat akan deklarasi. kita deklarasi bersama partai koalisi,” ucapnya.

Ditegaskannya bahwa rekomendasi tersebut merupakan instruksi partai, semua kader harus mematuhinya. Bagi yang tidak patuh, siap-siap menerima sanksi apalagi yang duduk di DPRD bisa di-PAW (Pengganti Antar Waktu).

“PDIP tegak lurus kalau ada yang tidak patuh siap-siap terima sanksi. Apalagi kalau anggota DPRD di-PAW,” tegasnya.

Suyino Optimis terhadap kandidat yang diusung PDIP. Untuk mendapatkan dukungan dari kalangan sesepuh dapat dilakukan Rustam Effendi karena dianggap mewakili kaum tua. Demikian pula untuk mendapatkan dukungan dari kalangan pemuda dan pemilih pemula Riezky Aprilia.

“Jadi apalagi kurangnya yang diusung oleh PDIP ini. Kita sudah lengkap,” ucapnya. (CW02)

Komentar

Rekomendasi Berita