oleh

Superfood Kaya Antioksidan

LABU kuning (cucurbita) merupakan salah satu buah yang dapat diolah menjadi berbagai macam makanan lezat. Buah bertekstur lembut, dengan warna kuning cerah ini memiliki banyak manfaat yang bisa diperoleh bila mengonsumsinya setiap hari.

Buah labu mengandung beberapa nutrisi seperti vitamin A, C, protein, serat, folat, dan masih banyak lainnya.

Nutrisi tersebut dapat mendongkrak kesehatan bahkan menangkal serangan racun dan sel jahat akibat polusi dan radikal bebas. Tak mengherankan bila labu dinobatkan sebagai salah satu superfood yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi.

Kandungan potasium di dalam labu dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi serta mengontrolnya agar tetap stabil.

Hal ini karena potasium berperan sebagai vasodilator yang dapat membuka serta memperlebar pembuluh vena dan arteri di dalam tubuh. Tak hanya itu saja, adanya kandungan zat besi pada labu yang berfungsi memproduksi sel darah merah juga dapat dimanfaatkan sebagai ramuan tradisional penambah darah.

Seperti wortel, warna merah pada labu mengindikasikan tingginya kadar vitamin A yang bermanfaat bagi kesehatan mata. Vitamin A berfungsi menurunkan risiko terkena degenerasi makula atau gangguan yang menyebabkan penurunan fungsi retina. Selain itu, labu juga bisa disantap sebagai ramuan alami untuk mengobati mata yang cepat lelah.

Labu terkenal sebagai salah satu buah yang tinggi akan kandungan serat, yang dapat membantu melancarkan proses pencernaan serta meredakan gangguan kembung hingga sembelit. Tak hanya itu, serat pada labu juga bersifat anti-inflamasi dan dapat meningkatkan kekebalan tubuh sehingga risiko terkena penyakit kronis seperti kanker dan obesitas dapat dihindari.

Di dalam labu kuning terkandung asam folat dalam kadar tinggi yang dapat menyehatkan janin saat masih berada dalam kandungan. Asam folat akan membantu mengontrol organ janin agar berfungsi baik sehingga risiko kecacatan saat lahir dapat dihindari.

Tak hanya itu, dikombinasikan dengan vitamin B yang juga ada di dalam labu, konsumsi labu kuning secara teratur dapat mempercepat pembentukan sel darah merah serta pertumbuhan sel dan jaringan baru.

Labu kuning mengandung zat anti-kanker yang dipercaya dapat menurunkan risiko pertumbuhan sel-sel kanker ganas. Kandungan protein yang ditemukan pada labu dapat menghambat sel jahat yang menyerang. Ditambah adanya vitamin C, labu dapat menjadi makanan alternatif untuk meningkatkan kekebalan tubuh.(*)

JUDUL : Protein Labu Hambat Sel Jahat

Rekomendasi Berita