oleh

Sungai Musi di Empat Lawang Dipenuhi Sampah

LINGGAU POS ONLINE – Sungai Musi di Kabupaten Empat Lawang, kondisinya kini memprihatinkan. Sejak musim kemarau dan sering dimanfaatkan oleh masyarakat, sungai dipenuhi oleh sampah.

Diakui masyarakat yang tinggal di sekitar sungai Musi, sejak kemarau dan sumur di rumah mereka kering sungai Musi menjadi alternatif mereka. Bahkan bukan hanya untuk mandi saja, namun ada juga terlihat yang memanfaatkan untuk keperluan cuci piring dan sebagainya, atau terlebih jelasnya kebutuhan sejumlah aktivitas di dapur.

Dampaknya, mulai dari daratan sungai hingga air sungai banyak sampah-sampah yang berserakan dan mengapung, bahkan ada juga kotoran manusia yang Buang Air Besar (BAB) di sejumlah tepian sungai.

Yuyun warga sekitar mengatakan, ia dan keluarganya sudah terbiasa memanfaatkan air Musi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ketika keadaan terpaksa salah satunya musim kemarau.

“Memang dari dulunya saya hampir setiap hari mandi dan nyuci di sungai, namun melihat kondisi air Musi sepertinya jijik kalau dimanfaatkan. Saat mandi dan mencuci, air nampak tercemar akibat sampah dan kotoran manusia,” ungkap Yuyun saat dibincangi wartawan, Jumat (9/8).

Ia mengakui kondisi sungai Musi seperti ini akibat dari warga yang suka membuang sampah ke sungai. Akibatnya, bukan saja mencemari air sungai dan para habitat yang ada di Air, namun juga mengakibatkan sejumlah pinggiran Air Musi berserakan oleh sampah-sampah plastik.

“Tidak juga bisa menyalahkan warga, karena mereka tidak ada pilihan. Di sini tidak ada kotak sampah yang disediakan pemerintah, makanya sungai menjadi tempat alternatif warga,” jelasnya.

Ia berharap ada kepedulian dari pihak pemerintah, atas kondisi ini.

“Cobalah pihak dari kelurahan di sini, peduli dengan lingkungan yang ada di sekitaran. Minimal disediakan kotak sampah, sehingga warga tidak sembarangan membuang sampah. Kasihan bagi kami yang masih memanfaatkan air sungai, menggunakan air yang sudah tercemar,” harapnya. (key)

Rekomendasi Berita