oleh

Sunat BLT Covid19, Dua Oknum Perangkat Desa di Musi Rawas Ditangkap Polisi

LINGGAUPOS.CO.ID – Dua oknum perangkat Desa Banpres Kecamatan Tuan Negeri Kabupaten Musi Rawas, ditangkap petugas Polres Musi Rawas, Minggu (31/5/2020) karena diduga menyunat Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) untuk warga terdampak Covid19.

Oknum perangkat desa itu, Ahmad Mudori (33) yang merupakan Kepala Dusun I dan anggota BPD Efendi (40). Keduanya kini sudah diamankan di Polres Musi Rawas.

Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy dalam persahabatan rilis, Selasa (2/6/2020) menjelaskan kedua oknum ini meminta warga yang menerima BLT, menyerahkan uang Rp200 ribu dari  Rp600 ribu yang diterima.

Kronologisnya, Kamis (21/5/2020) di Balai Desa Banpres dilakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa (DD) untuk 91 kepala keluarga. Khusus Dusun I ada ada 23 warga yang berhak mendapatkan.

“Setelah pembagian itu, kedua tersangka menemui masing-masing warga tersebut di rumahnya, meminta Rp200 ribu. Sudah terkumpul potongan dari 18 kepala keluar, yakni Rp3,6 juta,” jelas Kapolres.

Warga yang bantuannya dipotong pun tidak terima, sehingga kasus ini dilaporkan ke Polres Musi Rawas. Kemudian pihak Polres Musi Rawas bekerjasama dengan Inspektorat menangkap kedua tersangka.

“Korban sudah diperiksa 18 orang. Dari kedua tersangka diamankan barang bukti uang Rp3,6 juta. Menurut pengakuan keduanya, atas inisiatif sendiri meminta uang BLT DD itu,” kata Kapolres sambil menegaskan, kedua tersangka diancam melanggar UU Korupsi, dengan ancaman hukuman 4 sampai 12 tahun penjara.

Terpisah, Irbansus Inspektorat Kabupaten Musi Rawas Tulhanan dalam pers rilis tersebut mengatakan pihaknya akan memproses administrasinya dan menunggu hasil keputusan sidang, apalah dinyatakan terbukti bersalah atau tidak. “Kami tunggu hasil keputusan pengadilan, baru dikeluarkan sanksinya,” jelasnya.(*)

Rekomendasi Berita