oleh

Sumur Bor untuk Sawah Lebak

MURATARA – Meningkatkan hasil pertanian sawah rawa lebak di Desa Pauh dan Pauh I, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara) melalui Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (DP2P) menerapkan sistem bercocok tanam dua kali dalam setahun.

Kepala DP2P Kabupaten Muratara, Suhardiman mengatakan, kami akan mengubah sistem bercocok tanam petani di mana selama ini hanya bisa satu kali dalam setahun dan nanti dilakukan dua kali dalam setahun.

Upaya yang dilakukan oleh pihaknya, penambahan pembangunan sumur bor untuk mengaliri air ke sawah petani. Bahkan nanti juga akan diberikan mesin pompa air penyedot dengan begitu tentunya bisa memenuhi kebutuhan air di area persawahan.

“Sekarang sudah ada beberapa titik dibangun sumur bor, akan tetapi nanti akan ditambah lagi sumur bor dan juga akan diberikan bantuan pompa air penyedot,” jelas Suhardiman.

Menurut dia, kesulitan petani untuk mendapatkan air pada saat musim tanam kedua, sebab sudah memasuki musim kemarau. Namun dengan adanya sumur bor dan juga mesin pompa penyedot bisa mengatasi permasalahan tersebut.

“Akan kami pantau dan apabila nanti petani mendapat kesulitan, kami akan turun ke lapangan. Pastinya kami akan menargetkan kedua desa ini bisa surplus beras kalau sudah berjalan nantinya,” kata dia.(cw3)

Rekomendasi Berita