oleh

Sumber Belajar Bisa Bersumber dari Youtube

Kang Deden Bocorkan Kriteria Guru Idaman

Para guru harus memiliki skill. Terutama bisa mengajar saat mendadak dengan cara yang tetap berkualitas. Ungkapan ini disampaikan Trainer Nasional Guru Asyik dan Menyenangkan (Gurame), Deden Hasan Musthofa Sya’ban saat tandang ke Kota Lubuklinggau beberapa waktu lalu.

Laporan Qori Musdhalifah, Lubuklinggau

AGAR bisa berbincang lebih jauh, saya sengaja menunggui Kang Deden selesai memberikan pelatihan kepada ratusan guru RA/TK/PAUD pada Workshop Gurame yang diselenggarakan Komunitas Relawan Cinta Anak Cinta Indonesia (KURCACI) bersama IGRA Kota Lubuklinggau.

“Guru itu harus memiliki skill dan mampu menjadi guru yang berkualitas. Karena jika gurunya bagus, maka anak didiknya akan bagus. Sehingga, peserta didik akan bagus output-nya tergantung kualitas guru yang bagus pula,” ungkapnya, di awal perbincangan.

Kang Deden juga berpesan kepada para guru yang ada di Indonesia, khususnya di Kota Lubuklinggau, agar bisa jadi guru idaman. Caranya, pertama, jadilah guru yang mampu menciptakan suasana pembelajaran setiap harinya. Kedua, harus selalu memiliki ekspresi ceria. Ketiga, harus menjadi guru yang gaul, dalam artian pandai mencari ilmu, dari berbagai sumber, membaca, melihat Youtube dan ikut pelatihan. Dan keempat, guru harus memiliki metode dan pendekatan-pendekatan dalam memberikan pembelajaran.

“Jika empat kriteria yang saya paparkan ini sudah terpenuhi, insya Allah guru tersebut akan menjadi guru yang asyik dan menyenangkan,” ujar Kang Deden, yang juga seorang dosen dan kegiatan sehari-harinya juga diisi dengan bisnis dan kontrol anak-anak RA/TK yang ia miliki di Purworejo.

Tidak hanya itu, selama berkeliling di Indonesia, Kang Deden menceritakan banyak pengalaman berkesan yang ia rasakan. Salah satunya saat menjadi ia trainer di daerah pedalaman, yang mana semangat guru di sana sangat luar bisa dan ratusan peserta yang ikut pelatihan Gurame tersebut.

“Sama halnya juga dengan yang di Kota Lubuklinggau, menjadi trainer di Kota Lubuklinggau juga sangat berkesan bagi saya dan cukup luar biasa. Apalagi kali ini merupakan yang kedua kalinya saya memberikan pelatihan kepada guru-guru TK dan RA di Kota Lubuklinggau.

“Mereka tetap antusias walaupun sudah pernah mengikuti, dan para peserta di sini saling menyambung antara peserta dan pembicara, serta mereka heboh dan terlihat sangat menyenangkan saat kegiatan berlangsung,”ungkapnya. (*)

Rekomendasi Berita