oleh

Suksesi Pemilu Komisioner KPU Audiensi

LUBUKLINGGAU – Lima komisioner KPU Kota Lubuklinggau melakukan audiensi dengan Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe dan Kejaksaan Negeri Lubuklinggau, Hj Zairida, Kamis (10/1). Tujuan dari audiensi ini, untuk memperkenalkan diri mereka sebagai penyelenggara pemilu periode 2019-2024 menggantikan penyelenggara periode 2014-2019. Adapun lima komisioner yang akan melaksanakan pemilu 2019 mendatang adalah, Topandri, Bambang Irawan, Riko Saputra, Andre Affandi dan Vera Yulita. Mereka menggantikan Efriadi Suhendri, Lukman Hakim, Efrizal, Gatot Widjianto dan Debi Arianto.

Setelah melakukan audiensi di dua lokasi tersebut, siang harinya sekira pukul 14.00 WIB dilakukan rapat internal antara komisioner dan seluruh jajaran sekretariat KPU Kota Lubuklinggau.

Ketua KPU Kota Lubuklinggau, Topandri mengatakan pihaknya sengaja melakukan audiensi, untuk meminta dukungan dan perkenalan diri mereka masing-masing. Sebab, dalam menyukseskan pemilu KPU tidak bisa bekerja sendiri, di sini butuh peran serta aparat keamanan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kita perkenalan, baik ke Pemkot (Pemerintah Kota Lubuklinggau, red) maupun ke Kejaksaan, tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi yang sudah terjalin sebelumnya,” kata Topan.

Menurut Topan, selain audiensi di dua lembaga tersebut, sebenarnya pihaknya sudah mengagendakan untuk audiensi tatap muka dengan Kapolres Kota Lubuklinggau. Namun, hal itu belum bisa dilakukan karena Kapolres sedang ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan.

“Untuk audiensi dengan Kapolres Lubuklinggau, kita agendakan ulang,” jelasnya.

Seperti diketahui, Pemilu 2019 beda dari pemilu sebelumnya, karena pada pemilu yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019 tersebut masyarakat akan memilih lima wakilnya sekaligus, yakni calon anggota DPD, DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, serta Pemilihan Presiden (Pilpres).

Selain itu, sudah ditargetkan partisipasi masyarakat secara nasional mencapai 77,2 persen. Tentu saja, dengan tugas yang berat tersebut, KPU butuh peran serta stakeholder terkait, agar pelaksanaan pemilu bisa berjalan aman, tertib dan lancar. (aku)

News Feed