oleh

Suhu Politik Jelang Pilkada Memanas, Masyarakat Jangan Terkotak-kotak

LINGGAU POS ONLINE – Suhu politik menjelang Pilkada 2020 di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) sudah mulai terasa. Hal ini seiring dengan mendaftarnya para kontestan bakal calon bupati dan wakil bupati ke partai politik untuk ikut serta dalam Pilkada 2020.

Para kontestan politik ini mulai dari petahana, kader partai politik, anggota DPRD, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga tokoh masyarakat. Sehingga Pilkada 2020 ini berpotensi munculnya kelompok-kelompok pendukung para bakal calon bupati dan wakil bupati.

Bahkan dapat menyebabkan masyarakat terpecah belah dan terkotak-kotaknya ASN yang pastinya memiliki jagoan masing-masing.

Karena itulah, Sekda Muratara Alwi Roham meminta masyarakat serta pegawai ASN dan non ASN jangan sampai terpecah dan terkotak-kotak. “Saya selaku pimpinan ASN dan honorer meminta agar tetap jaga kondusifitas,” katanya, Selasa (12/11/2019).

Ia menegaskan, tidak ada namanya kelompok tertentu, karena masyarakat serta ASN di Kabupaten Muratara harus bersatu, tetap rukun, aman dan damai. “Saya tidak ingin ada pegawai yang berpolitik praktis, kita sebagai pelayan masyarakat ini harus netral, jangan ikut campur urusan politik,” tegasnya.

Sekda menekankan kepada para ASN untuk tetap bekerja dengan baik, sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing dan terus menjaga kondusifitas. “Semoga jajaran ASN di lingkungan Pemkab Muratara hingga ke tingkat kecamatan dan desa tetap menjaga kondusifitas menghadapi Pilkada ini,” harapnya.(*)

Laporan Fahmilan Jadidi

Rekomendasi Berita