oleh

Sudah 616 Perkara Pidana Disidangkan

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Perkara pidana di wilayah hukum Pengadilan Negeri (PN) Kelas I B Lubuklinggau masih cukup tinggi. Tercatat perkara yang disidangkan di PN Lubuklinggau, sejak Januari hingga Agustus 2018 mencapai 570 perkara pidana biasa, dan 46 perkara anak.

“Dari Januari hingga Agustus, perkara yang telah diputus 570 perkara pidana biasa, 46 perkara anak. Sedangkan perkara yang masih disidang, 75 perkara pidana biasa dan satu perkara anak,” kata Humas Pengadilan Negeri, Hendri Agustian SH, MH, Sabtu (8/9).

Ia menambahkan, dari 570 kasus tersebut, didominasi perkara pencurian dengan jumlah 230 perkara, serta sisanya pidana lain. Dari banyaknya perkara pencurian, dari pengakuan terdakwa, alasan mencuri karena untuk memenuhi kebutuhan sehari–hari.

Sementara itu, untuk menyidangkan semua perkara tersebut, PN Lubuklinggau mempunyai 11 hakim yang terbagi menjadi tiga majelis, yakni Hendri Agustian SH, MH, Ferdinaldo SH, MH dan Tatap Situngkir SH tergabung satu majelis.

Kemudian Andi Barkan SH, Indra Lesmana SH MH, dan Syahreza Papelma SH, tergabung dalam satu majelis. Sedangkan Yopi Wijaya SH, Hj Siti Yuritya SH dan Dian Triastuti SH tergabung dalam satu majelis. Juga ada dua hakim lagi, Wakil Ketua PN dan Ketua PN, yang juga turut melaksanakan sidang.

Hendri Agustian SH, MH menyampaikan, banyaknya perkara yang ditangani PN Lubuklinggau, karena menangi perkara yang di Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Muratara.

“Dalam menangi perkara, hakim selalu berdasarkan fakta-fakta di persidangan dan saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar hindari hukum dan jauhi hukum, jangan sampai masyarakat terlibat dengan hukuman,” tutup Hakim Hendri.(cw1)

Rekomendasi Berita