oleh

Sudah 40 Orang Tewas Lakalantas

LINGGAU POS ONLINE – Belum sampai pertengahan tahun 2019. Namun, kejadian Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) kerap terjadi. Dari data yang dihimpun Linggau Pos dari Polres Kota Lubuklinggau dan Polres Musi Rawas, 40 orang meninggal dalam Lakalantas yang terjadi sepanjang Januari-Mei 2019.

Rincinya selama 2019 di Lubuklinggau 14 korban meninggal dunia, sementara di Musi Rawas 26 korban meninggal dunia.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono melalui Kasat Lantas AKP Imanuhadi didampingi Kanit Laka Lubuklinggau, Ipda Jemmy A Gumayel, Rabu (22/5) membenarkan hal tersebut.

2018 periode Januari-April hanya 11 korban yang meninggal dunia. Namun Januari-Mei 2019 sudah 14 orang meninggal karena kecelakaan.

Ipda Jemmy menambahkan kecelakaan terbanyak dialami pengendara sepeda motor. Hal ini disebabkan banyaknya pengendara sepeda motor yang masih bawah umur dan tidak menggunakan pengaman seperti helm, jaket maupun celana panjang. Sedangkan pengendara mobil kadang enggan mengenakan sabuk pengaman.

Jemmy mengimbau untuk pengendara, terutama pengendara roda dua utamakan keselamatan kelengkapan berkendara dan mengikuti aturan lalu lintas. Hal itu dapat membantu mencegah kecelakaan.

Selain itu, Jemmy menambahkan untuk orang tua agar tidak mengajarkan kepada anaknya yang masih bawah umur untuk mengendarai sepeda motor. Karena mayoritas korban kecelakaan yang masih bawah umur itu tidak mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM).

Lalu bagaimana dengan di Musi Rawas (Mura)?

Kapolres Mura, AKBP Suhendro melalui Kasat Lantas, AKP Dany Prasetya, kasus Lakalantas Januari-Desember 2018 sampai 57 kejadian. 60 orang meninggal dunia.

Sementara Januari-Mei 2019 sudah 38 kasus Lakalantas terjadi, dan 26 orang meninggal dunia, luka berat 17 orang dan luka ringan 16 orang.

“Pengendara yang kecelakaan ini didominasi pengendara sepeda motor usianya 17 tahun hingga 30 tahun,” ungkap AKP Dany Prasetya.

Lanjutnya, pihaknya mengimbau harus senantiasa waspada saat berkendara.

“Apalagi ini musim mudik lebaran. Jangan membawa barang berlebihan, apabila capek dan ngantuk silakan istirahat di pos-pos yang telah disediakan apabila ada permasalahan kriminal silakan lapor ke Polsek terdekat,” jelasnya.

Bagi pengguna sepeda motor, saat berkendara pastikan sudah mengenakan helm SNI, jangan berboncengan lebih dari satu orang.

“Ingat, motor diciptakan bukan untuk jarak jauh silakan gunakan transportasi umum saat mudik, pastikan betul kesiapan fisik bagi pengendara motor dan juga patuhi peraturan yang berlaku. Nah, untuk pengemudi mobil jangan lupa menggunakan sabuk pengaman dan jangan melebihi batas kecepatan. Kalau ngantuk, silakan istirahat di pos pengamanan atau rest area. Jangan nekat,” pesannya.(cw4/adi)

Rekomendasi Berita