oleh

Sudah 3.338 Guru Tersertifikasi di Musi Rawas

LINGGAU POS ONLINE – Sampai Tahun 2019 ini ada 3.338 guru di Kabupaten Musi Rawas (Mura)  bertifikat. Kepastian itu disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mura Hartoyo melalui Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Sukasno, Jumat (26/7).

Dari ribuan guru yang bersertifikasi itu, terdiri dari 44 pengawas, 379 guru SMP, 1.144 guru SD, dan 1.671 guru TK.

Sertifikasi guru atau yang biasa juga disebut dengan Sergur merupakan proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru yang telah memenuhi standar profesional guru.

Guru profesional itu sendiri adalah syarat mutlak agar terciptanya sistem serta praktik pendidikan yang berkualitas.

“Sertifikasi guru tersebut diantaranya bertujuan untuk menentukan kelayakan guru, dalam melaksanakan tugasnya sebagai agen pembelajaran serta mewujudkan tujuan pendidikan nasional, meningkatkan martabat guru, meningkatkan proses dan mutu hasil pendidikan dan juga meningkatkan profesionalitas guru,” jelasnya.

Adapun manfaat dari sertifikasi guru bisa melindungi profesi guru dari berbagai praktik yang tidak kompeten, yang mampu merusak citra profesi guru. Melindungi masyarakat dari berbagai praktik pendidikan yang tidak berkualitas dan tidak profesional dan meningkatkan kesejahteraan guru.

“Semua sertifikasi pada triwulan satu dan dua ini, ditargetkan sudah selesai disalurkan,” imbaunya.

Sementara Sekretaris Disdikbud Kota Lubuklinggau, Dr H Rudi Erwandi mengungkapkan untuk tahun 2019 lebih kurang 1.000 guru mendapatkan sertifikasi.

Sejauh ini ditegaskanya, kendala untuk sertifikasi hanya di pemenuhan nilai saat guru mengikuti UKG.

“Sementara untuk kendala lain tidak ada. Selama ini memang, hanya ada beberapa guru yang belum memenuhi passing grade saat mengikuti UKG,” jelasnya.

Karena guru yang mendapat sertifikasi, harus nelewati uji konpetisi guru. Ketika memenuhi passing grade nilainya, maka akan dikeluarkan sertifikat dan barulah guru tersebut dipanggil oleh pusat untuk mengurus sertifikasi.

“Ya intinya kesiapan guru tersebut, saat mengikuti UKG. Jika lulus, artinya guru tersebut berkompeten,” lanjutnya. ( dlt/rfm)

Rekomendasi Berita