oleh

Suami Suka Memukuliku

Pegawai kantor Pengadilan Agama (PA) kota Lubuklinggau kembali memfasilitasi perkara sidang perceraian. Kali ini menimpa seorang wanita yang berasal dari satu kecamatan di Kabupaten Musi Rawas.

Wanita itu kita sebut saja, Nirmala (30). Iya mas saat ini aku sengaja datang ke sini ingin bercerai dengan suamiku sebut saja, Boy (31).

Aku sengaja mas ingin bercerai dengan suamiku lantaran sudah tidak tahan lagi, dengan kebiasaan buruknya seorang penjudi kartu dan bahkan tidak jarang perabotan rumah tangga terjual akibat kalah judi.

Selain itu, sering terjadi pertengkaran mulai dari beribut mulut hingga mendapatkan perlakukan kasar seperti menampar. Hingga memukul aku apabila keinginannya tidak dituruti seperti menjual barang ataupun meminta uang kepadaku.

Hampir setiap hari ia sering bermain judi, dan yang lebih parahnya lagi untuk bermain judi ia meminta uang kepadaku, apabila tidak diberikan uang tidak jarang ia marah dan mengamuk serta memukuli aku.

Sebenarnya keadaan yang aku alami ini hampir setengah tahun ini aku alami, namun selama ini aku mencoba untuk bersabar menghadapi sikapnya. Tapi lama-kelamaan batas kesabaranku seakan-akan habis tidak tahan lagi dengan tingkah lakunya.

Siapa yang tahan mempunyai suami yang gila judi, belum lagi sering jual barang di rumah apabila saat kalah judi aku yang jadi sasaran bertengkar hingga dipukulnya.

Permasalahan yang aku alami ini sering aku meminta pendapat dengan ibu rumah tangga di sekitaran tempat tinggalku. Hasilnya mereka menasihati aku untuk tetap sabar menghadapi suamiku, tapi jujur aku sudah tidak tahan lagi dengan tingkah lakunya.

Jadi besar harapan aku apabila gugatanku dengan suamiku bisa dikabulkan, setidaknya aku bisa menjalani hidupku tanpa adanya tekanan darinya begitu juga dia bisa melakukan apa yang ia inginkan sesuka hatinya.(16)

Komentar

Rekomendasi Berita