oleh

Suami Dibantai Tetangga Hingga Tewas, Istri Sekarat

LINGGAUPOS.CO.ID- Sukadi (37), warga dusun 3, Desa Makartitama, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU, tewas bersimbah darah di rumahnya. Korban tewas di tangan tetangganya sendiri usai cekcok mulut, Sabtu (25/4) usai salat tarawih.

Tak hanya Sukadi yang menjadi koran, sang istri Erika (25) juga kritis setelah terkena sabetan senjata tajam pelaku. Pelaku sendiri adalah Irawan (37) yang merupakan tetangga sebelah rumah korban.

Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga melalui Kasubag Humas AKP Mardi Nursal saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Saat ini korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarga usai menjalani visum et refertum di puskesmas setempat.

“Memang benar kejadiannya tadi malam usai sholat tarawih, dimana kejadian tersebut terjadi di rumah korban. Korban tewas satu orang, korban luka satu orang. Untuk korban meninggal sudah dimakamkan,” kata Mardi.

Sementara itu, istri korban saat ini dirawat di RSUD Baturaja setelah sebelumnya sempat mendapat perawatan di puskesmas setempat. Istri korban sendiri mengalami sejumlah luka, diantaranya, luka robek di dada kanan bawah sepanjang 3cm, luka robek pada bagian pinggang kanan sepanjang 2,5 cm. Luka robek bagian payudara bawah dengan panjang 2,5 cm, luka robek bagian ulu hati dengan panjang 1,5 cm.

“Kondisi korban luka masih dalam keadaan sadar. Anggota kita di lapangan juga masih mengumpulkan data serta keterangan sejumlah saksi,” jelasnya.

Polisi juga masih memburu pelaku yang kabur usai menikam korban dengan menggunakan senjata tajam. Menurutnya dari keterangan sejumlah saksi kejadian tersebut bermula ketersinggungan pelaku kepada korban karena sering memarahi anak pelaku saat pelaku dan korban sedang tidak berada di rumah.

Keributan kedua bertetangga ini sebenarnya sudah dua kali terjadi, namun yang sebelumnya sudah dimediasi oleh pihak desa. Namun keributan kembali terjadi pada Sabtu malam hingga pelaku mendatangi rumah korban dan sempat terjadi cekcok mulut hingga pelaku menikam korban.

“Kita juga menghimbau kepada warga sekitar untuk sama-sama menahan diri, tidak boleh main hakim sendiri. Dan saat ini anggota kami masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku,” pungkas Mardi.(*)

Sumber: sumeks.co

Rekomendasi Berita